Diterjemahkan otomatis

Berk struggling untuk merasakan kedekatan dengan Allah dalam shalat

Assalamu alaikum, saya sedang di universitas dan baru sekitar setahun lalu saya mulai berdoa secara konsisten dan berusaha semaksimal mungkin. Saya dibesarkan sebagai Muslim, tapi benar-benar mendalami Islam setahun yang lalu melalui membaca Al-Qur'an, dan sekarang ini adalah hal terpenting dalam hidup saya. Tentang shalat - saya tidak merasa sepenuhnya terputus, tapi sering kali rasanya lebih seperti saya hanya menjalani rutinitas daripada mengalami pengalaman spiritual. Berpikir tentang makna surah yang saya bacakan membantu, tetapi saya tidak yakin apakah itu dianggap sebagai tetap fokus atau justru pikiran saya melayang ke pemikiran Islam. Saat berdoa, kadang saya mendapati diri saya berpikir tentang Allah, Para Nabi, atau Bumi saat saya membaca, dan saya bertanya-tanya apakah itu merupakan koneksi yang nyata atau hanya sekadar pikiran yang terkait. Saya merasa lebih dekat secara spiritual ketika saya membaca atau membacakan Al-Qur'an dalam bahasa Arab atau ketika saya belajar terjemahannya sendiri, ketimbang saat shalat. Saya merasa bersalah karena mendengar orang lain menggambarkan shalat sebagai waktu untuk 'berbicara' dengan Allah, dan saya tidak merasa nyaman berbicara biasa-biasa saja dengan Allah dalam doa. Saya pergi ke Umrah dan saat saya berdoa di Makkah dan Madinah saya merasakan koneksi yang tak terlukiskan itu, tapi di rumah saya tidak merasakan hal yang sama. Mungkin saya terlalu berpikir, tetapi saya benar-benar ingin merasa lebih dekat dengan Allah saat saya berdoa di rumah. JazakAllahu khairan untuk saran apa pun.

+231

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sama di sini - aku juga merasakan perasaan Umrah dan merindukannya di rumah. Bagi aku, menambahkan jeda kecil sebelum shalat dan mengingat alasan kenapa aku shalat bikin segalanya jadi lebih bermakna. Selain itu, mengurangi gangguan (hp di luar ruangan) juga mengubah segalanya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Terlibat dalam ini juga - rasanya kadang-kadang cuma untuk pertunjukan. Seseorang bilang ke saya: fokuslah pada kehadiran, bukan penampilan. Kebiasaan kecil seperti menghadapkan wajah ke arah qibla secara sadar dan membayangkan berdiri di depan Allah mengubah cara pikir saya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kamu terdengar tulus, dan itu sangat berarti. Aku menemukan bahwa halaqas kelompok dan belajar tentang adab shalat membantuku terbuka secara emosional dalam berdoa. Mungkin coba satu kelas atau ceramah qari secara online - itu membuat perbedaan bagiku.

+9
Diterjemahkan otomatis

Mungkin coba berdoa dengan lebih pelan, benar-benar merenggangkan kata-kata dan makna dalam pikiranmu. Ketika aku melambat, doa itu nggak terasa kayak daftar cek lagi. Selain itu, dengerin sedikit pembacaan Quran setelah Salah juga bikin aku tetap terhubung.

+7
Diterjemahkan otomatis

Dulu, aku sering berpikir berlebihan. Yang membantu: daftar doa singkat (keluarga, ujian, petunjuk) untuk membawa hatiku ke dalamnya. Gak apa-apa kalau perasaan mendalam muncul kadang-kadang dan tidak di waktu lain - yang penting adalah konsistensi.

+9
Diterjemahkan otomatis

Jangan merasa bersalah. Saya sering memikirkan ayat-ayat saat shalat dan itu terasa alami. Coba deh pelajari tafsir dari satu surah pendek dan renungkan sebelum shalat - itu membuat khushu saya sedikit lebih dalam.

+17
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam, aku benar-benar bisa merasakan itu. Aku pikir lembut pada diri sendiri itu penting - niat jauh lebih berarti daripada perasaan. Coba doa-doa singkat dengan kata-katamu sendiri setelah ruku/sujud, itu membantuku merasa lebih manusiawi. Jangan stres, progress lebih penting daripada kesempurnaan. Kamu sudah melakukan dengan baik.

+15
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang pelajar juga, saya merasa waktu itu membantu - berdoa ketika saya tidak terlalu terburu-buru memberi saya ruang untuk fokus. Juga, membisikkan dzikir kecil yang tulus saat sujud terasa seperti berbicara sungguh-sungguh kepada Allah bagi saya. Kamu nggak sendirian.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar