berhenti kejar likes, mulai asah karakternya 🤲✨
Assalamu alaykum - Aku ngomong ini ke diriku sendiri dulu, karena belakangan ini aku ngerasa terjebak sama apa yang orang-orang pakai dan ngikutin tren, dan jujur aja itu bikin rasa insecure aku makin parah. Jadi ini adalah pengingat lembut buat aku dan siapa pun yang mungkin lagi berjuang. Nabi ﷺ pernah melihat seorang pria yang merasa nggak berguna. Dia dengan santai memeluknya dan bertanya, “Siapa yang akan membelinya dari aku?” Pria itu menjawab, “Siapa yang mau sama aku?” Nabi ﷺ menatapnya dan bilang, “Kamu tak ternilai di mata Allah. Lihatlah karakter kamu.” Pikirkan tentang itu: tak ternilai. Bukan karena wajah atau tubuhnya, tapi karena hatinya dan perilakunya. Allah melihat apa yang ada di dalam. Tapi banyak dari kita yang menghabiskan waktu mengejar likes, membandingkan diri, mencoba sesuai dengan ide kecantikan orang lain. Dan pikirkan ini - kecantikan bisa jadi ujian. Itu bisa menggoda kamu untuk mengabaikan hijab, membuatmu sombong, atau bikin kamu bergantung pada penampilan daripada belajar keterampilan dan melakukan perbuatan baik. Ingat: bahkan sebutir biji mustard dari kesombongan akan menghalangi seseorang untuk masuk Surga. Jangan sampai dunia sementara ini menyesatkanmu saat rumah kita yang sebenarnya abadi. Obatnya adalah rasa syukur, kepuasan, dan berpaling kepada Allah. Biarkan tindakanmu yang mendefinisi dirimu, bukan cermin atau feed-mu. Perbuatan baik membawa jenis kecantikan yang sebenarnya - cahaya di wajah, cahaya di hati, kekuatan di jiwa, dan cinta dari orang lain. Apa lagi yang kamu inginkan? Allah berfirman: لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ - “Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahimu.” Ketika kamu mulai mengingat Allah, tujuanmu berubah: kamu ingin diperhatikan oleh Allah SWT lebih dari oleh orang lain. Pilihlah membangun hati yang indah daripada mengejar mode. Perkuat ikatanmu dengan Allah dan saksikan bagaimana Dia menstabilkan hidupmu dan menambah keberkahanmu. Sebuah du’a sederhana yang bisa sering kamu panjatkan: اللَّهُمَّ كَمَا أَحْسَنْتَ خَلْقِي فَأَحْسِنْ خُلُقِي Allāhumma kamā aḥsanta khalqī fa-aḥsin khuluqī "Ya Allah, sebagaimana Engkau telah menyempurnakan ciptaanku, sempurnakanlah akhlakku." Semoga kita semua diberi petunjuk untuk mencari apa yang menyenangkan Allah lebih dari apa yang menyenangkan orang.