Kadang-kadang saya merasa keluarga tanpa sengaja mendorong perempuan menjauh dari hijab.
As-salamu alaykum - sedikit keluhan dari saya. Saya cinta hijab dan gak ada rencana buat melepasnya, tapi waktu kecil itu bener-bener sulit. Orang tua saya tumbuh di negara Muslim di mana memakai hijab udah jadi hal biasa dan gak ada yang ribut tentang itu. Mama saya gak pernah masuk ke ruangan dengan rasa dihakimi atau ada orang asing yang nanya-nanya tentang keyakinannya. Saat kami pindah ke negara Barat dan saya tumbuh besar, mama berharap kami mulai pakai hijab segera seperti di rumah. Itu berat. Jadi remaja dengan teman-teman sekelas yang gak pakai hijab bikin saya merasa banyak tekanan teman sebaya dan seperti gak termasuk. Saya ini orang yang girly yang suka merasa cute, dan tanpa ada yang paham fashion modest di sekitar saya, saya merasa terjebak. Saya di bilang hijab itu bukan untuk mempercantik diri, jadi saya gak boleh pakai pita, klip, atau warna-warna cerah karena itu bakal menarik perhatian. Buat remaja yang suka fashion, itu bener-bener bikin sesak. Pertama kali saya visit negara orang tua di musim panas, saya tercengang lihat hijabis yang berpakaian cantik - outfit modest yang tetap stylish. Ada banyak pilihan yang belum pernah saya lihat di tempat saya tumbuh. Untuk pertama kalinya, saya merasa bahagia dan sadar kalau saya gak benci sama hijabnya; saya benci gimana itu dipaksakan ke saya dan bagaimana saya gak punya cara buat mengekspresikan diri saat memakainya. Saya merasa kecewa sama orang tua saya karena bikin ini terkesan sangat membatasi, kayak hukuman. Saat saya pergi ke universitas dan ketemu hijabis lain, saya mulai suka memakainya - sesuatu yang mungkin gak akan terjadi kalau saya tetap di bawah atap yang sama. Jujur saya pikir saya mungkin udah berhenti pakai hijab kalau satu-satunya pengalaman yang saya tahu adalah yang bikin saya benci diri saat memakainya. Punya teman, pilihan, dan dukungan mengubah segalanya dan membantu saya menerima dan menikmati hijab. Saya harap anggota keluarga gak memperlakukan hijab dengan ekstrem, kayak itu menjadikan perempuan gak bahagia. Gak seharusnya begitu - bisa jadi penutup modest yang tetap membantu kita merasa nyaman dan percaya diri. Sekarang saya merasa bangga dan bahagia dengan hijab saya, excited untuk mencocokkannya dengan outfit, dan merasa puas dengan deen saya, alhamdulillah. Makasih udah baca keluhan kecil saya ❤️