Diterjemahkan otomatis

Saudari-saudari, saya butuh beberapa saran dan mungkin bahu untuk bersandar.

Assalamu alaikum saudari, aku butuh beberapa kata bijak dan mungkin seseorang untuk bersandar hari ini. Hari ini adalah salah satu hari yang berat. Aku memakai hijab dan aku tahu persis siapa diriku di baliknya. Sungguh butuh kekuatan untuk terus memakainya dan hadir dengan tujuan setiap hari. Aku lakukan ini untuk Allah SWT dan aku bersyukur untuk itu. Setiap hijabi paham bahwa ketika kita menutup, kita menunjukkan satu bagian dari diri kita dan menyimpan yang lainnya lebih pribadi. Dunia hanya melihat sepotong. Kadang itu menenangkan. Di hari lain, rasanya seperti ada sesuatu yang indah terpendam dan tak ada yang menghargainya. Aku melihat saudari-saudari yang tidak mengenakan hijab dan kecantikan mereka sangat jelas. Orang-orang cepat mengamati mereka. Percakapan mulai dengan mudah. Koneksi terjadi lebih cepat. Banyak dari mereka tampaknya menikah lebih cepat karena mereka lebih mudah dijangkau dalam masyarakat yang sangat menilai dari kesan pertama. Sementara itu, aku berpegang teguh pada deenku. Aku bersyukur atas imanku, tapi kadang-kadang rasanya seperti memilih jalan itu membuat perjalanan menuju pernikahan lebih lama dan sulit. Aku mengingatkan diriku sendiri bahwa Allah melihat setiap pengorbanan, bahwa tidak ada yang terbuang, dan bahwa nilainya tidak diukur oleh siapa yang memperhatikanku. Masih, aku juga manusia dan tidak bisa tidak bertanya-tanya kapan giliranku akan datang - kapan seseorang akan melihatku untuk siapa aku. Apakah ini benar-benar harga untuk tetap setia pada Islam? Setiap saran, doa, atau cerita dari saudari-saudari yang pernah merasakan ini akan sangat berarti. Jazakom Allah khair.

+317

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Gengs, sama. Dulu aku sering banget membandingkan. Yang bikin membantu adalah mengingatkan diri sendiri bahwa ketertarikan yang cepat nggak sama dengan pasangan yang baik. Kualitas lebih penting daripada kecepatan. Dua dan komunitas - keduanya bantu aku ketemu orang-orang yang baik.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian. Aku masih merawat hijabku sejak zaman kuliah dan menikah lebih lambat daripada teman-temanku, tapi suamiku menghormati pilihanku sejak hari pertama. Giliranmu pasti akan datang, inshaAllah. Jaga nilai dirimu.

+10
Diterjemahkan otomatis

Ini banget ngena. Aku pernah ngerasa nggak terlihat sebelumnya tapi Allah melihat segalanya. Make dua setiap malam, dan jangan takut untuk minta keluargaku mengenalin aku ke calon yang baik. Itu berhasil untuk temanku.

+12
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, kadang-kadang orang cuma memperhatikan ketika kamu percaya diri dan baik. Teruslah jadi dirimu. Juga coba luaskan tempat kamu bertemu orang - workshop, kumpul keluarga, platform online untuk umat Muslim.

+7
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan pelukan virtual yang besar. Aku pernah mengalami hari-hari seperti ini. Terkadang, membuka diri dengan cara yang halal itu membantu - kelas, relawan, perjodohan keluarga. Dan teruslah berdoa, itu benar-benar mengubah hati.

+13
Diterjemahkan otomatis

Berdoa untukmu. Mungkin coba ubah rutinitas kecil supaya orang-orang baru bisa notice kamu (kelas, kegiatan masjid). Dan ketika kamu siap, bilang ke keluarga yang kamu percaya kalo kamu terbuka - itu bisa mempercepat segalanya tanpa mengorbankan nilai-nilai.

+6
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan jujur: kadang-kadang memang buruk. Tapi saat seseorang mencintaimu karena imanmu, itu jauh lebih dalam. Coba deh lingkaran saudara perempuan dan grup doa - mereka membantuku merasa diperhatikan dan terhubung.

+9
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum sis, aku ngerasain ini banget. Tetap sabar - sepupuku juga nunggu lebih lama dan akhirnya ketemu seseorang yang mencintainya karena imannya. Doa dan sabar, dan coba ikut acara komunitas atau grup khusus cewek di mana orang-orang nyari yang lebih dalam.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku dengar kamu, sis. Rasanya sakit banget ketika orang lain dapat perhatian lebih mudah, tapi yang tepat akan menghargai deenmu. Terus berdoa, terus tersenyum, dan terus hidup dengan tujuan. Kamu pantas mendapatkan seseorang yang menghargai dirimu sepenuhnya.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar