Mencari Petunjuk: Gimana Cara Melangkah Halal?
Assalamu alaikum. Sedikit tentang saya - saya kembali ke Islam beberapa tahun yang lalu tapi kebanyakan berdoa sendiri dan dalam diam. Saya orang Meksiko-Amerika, lahir dan besar di AS, dan saya seorang ibu tunggal. Mantan suami saya meninggalkan saya saat saya hamil, jadi saya sudah menjadi orang tua utama bagi putri saya yang berusia 2 tahun sejak saat itu. Baru-baru ini saya bertemu seorang pria berusia 27 tahun dari Irak yang sudah di Amerika sejak 2015. Dia ingin mengenal saya, pergi jalan-jalan halal, dan dia sudah bertemu dengan putri saya. Dia menyebutkan bahwa dia pikir ibunya akan menyetujui saya dan pendapatnya sangat berarti baginya. Alhamdulillah dia sangat menghormati dan tidak mencoba melakukan hal-hal fisik, dan saya berhati-hati untuk menjaga agar semuanya tetap dalam batasan Islam. Tapi jujur, saya nggak yakin apa yang saya lakukan. Saya ingin berhati-hati dan memastikan ini serius dan halal sebelum menginvestasikan hati saya dan anak saya. Saya tahu kencan tradisional itu tidak diperbolehkan, jadi saya ingin panduan tentang cara melakukan ini dengan benar. Apa yang harus saya tanyakan padanya untuk memastikan niat dan keseriusannya? Apa yang pantas saya harapkan dari pria Irak secara budaya dan agama? Bagaimana saya harus mempersiapkan untuk bertemu ibunya - bagaimana cara berpakaian, apa yang harus dikatakan, sikap seperti apa yang harus ditunjukkan? Langkah-langkah apa yang bisa kami ambil untuk membuat hubungan ini lebih halal (melibatkan keluarga, niat nikah, pertemuan dengan pendamping, dll.)? Juga, bendera merah apa yang harus saya waspadai agar saya tidak dipakai atau ditinggalkan lagi? Pertanyaan apa yang bisa menguji kejujuran dan komitmennya (misalnya, bertanya tentang rencananya, stabilitas pekerjaan, harapan keluarga, kesediaannya untuk menerima putri saya)? Saya ingin saran praktis yang realistis dari orang-orang yang sudah melewati situasi serupa. JazakAllahu khair untuk wawasan apapun - saya sangat menghargai saran yang jujur dan penuh kasih.