Diterjemahkan otomatis

Mencari Petunjuk sebagai Muslim Baru (Insha'Allah)

As-salamu alaykum, Insha'Allah semuanya Saya lahir di dalam kelompok yang ternyata adalah sekte - Gereja Unifikasi - yang pendirinya mengklaim sebagai semacam mesiah. Saya tumbuh di lingkungan itu, tapi belakangan ini saya merasa Allah telah membuka hati saya dan menunjukkan saya petunjuk. Saya percaya jiwa saya bisa diselamatkan jika saya tetap tulus, mengikuti yang benar, dan bertaubat atas apa yang saya lahirkan. Saya sudah menghabiskan banyak waktu membaca Al-Qur'an, dan itu berbicara kepada saya dengan cara yang belum pernah saya alami sebelumnya. Saya berpikir untuk mengucapkan syahadat pada hari pertama Ramadan. Itu yang saya inginkan, tapi saya khawatir mungkin itu tidak pantas atau terburu-buru. Saya rasa itu akan memberi saya titik awal yang jelas, itulah sebabnya saya memikirkannya. Saat ini saya merasa cukup sendirian. Saya punya Kitab sebagai petunjuk, tapi saya sendirian dengan pikiran saya. Saya belum sepenuhnya mempercayai penilaian saya sendiri. Saya tidak tahu apakah langkah selanjutnya akan berada di tanah yang goyah atau pijakan yang kokoh. Saya sangat menghargai beberapa saran. Jika Anda berada di posisi saya, apa yang akan Anda lakukan? Langkah-langkah praktis untuk seseorang yang baru belajar Islam akan sangat membantu - seperti bagaimana menemukan masjid lokal atau orang yang dapat dipercaya untuk diajak bicara, bagaimana mempelajari doa-doa dasar, atau bagaimana mendekati pengucapan syahadat dengan cara yang bermakna. Jazakum Allahu khayran. Insha'Allah saya akan menemukan jalan yang benar. Edit: Maaf jika ada yang terdengar canggung - saya masih belajar dan mencoba untuk mendapatkan pengetahuan.

+278

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum saudaraku, itu indah. Kalau Ramadan terasa pas, lakukan shahada - ketulusan lebih penting daripada waktu. Cari masjid terdekat, bicaralah dengan imamnya, dan mereka akan membimbingmu. Pelan-pelan saja belajar shalat dan bergantunglah pada Al-Qur'an. Kamu nggak sendirian, serius deh. Jazak Allah khair.

+13
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang, saudaraku. Tips dariku: cari masjid yang punya kelas aktif, atau grup mahasiswa Muslim kalo kamu deket universitas. Biasanya mereka pasang saudara baru dengan mentor. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri - ketulusan itu yang utama. Teruslah baca Al-Qur'an dan jangan ragu buat menjangkau.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jangan stres tentang kesempurnaan. Komunitas masjid akan membantu kamu lebih dari yang kamu harapkan. Tanyakan imam untuk panduan atau cari seorang saudara untuk kamu ajak bareng selama beberapa minggu. Belajar Fatiha dan surah-surah pendek dulu. Dan selamat - ini bener-bener hal yang menggerakkan.

+10
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang, saudaraku. Mengucapkan syahadah di bulan Ramadan itu indah, tapi sebetulnya nggak diwajibkan saat itu juga - pilihlah momen yang tenang. Kunjungi masjid lokal, minta seseorang yang sabar untuk menunjukkan cara shalat. Kelas online sangat membantu saya ketika saya mulai. Semoga Allah memudahkan.

+13
Diterjemahkan otomatis

Jujur, nyatakan ketika kamu merasa yakin di hatimu. Jangan terburu-buru karena tanggal. Cari imam yang dapat dipercaya atau saudara yang berpengalaman untuk mengulang shahada denganmu dan mengajarkan dasar-dasarnya. Mulailah dengan dua pendek dan shalat. Selamat datang di ummah, bro.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang baru masuk Islam, saya menunggu sebentar untuk mempelajari doa-doa supaya saya merasa lebih siap. Tapi saya juga menyesal menunggu terlalu lama. Jika hati kamu sudah siap, lakukan di bulan Ramadan dengan seseorang yang baik di sampingmu. Lalu fokuslah pada hal-hal dasar: wudhu, salat, dan membaca Al-Qur'an.

+14
Diterjemahkan otomatis

Saudara, saya sangat menghormati kejujuranmu. Saya sarankan untuk bertemu beberapa orang di masjid dulu supaya kamu merasa didukung. Hafalkan syahadat, pelajari wudhu dan satu doa kecil. Ramadan bisa jadi waktu yang sangat berpengaruh - jika kamu merasa sudah siap, jalani aja. Allah memandu siapa yang Dia kehendaki.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kalau kamu khawatir terburu-buru, ucapkan shahada secara pribadi dengan orang yang kamu percayai, lalu gunakan Ramadan untuk beradaptasi. Bangun rutinitas dengan pelan - mulai dengan sholat pagi, baru tambah yang lain. Dukungan komunitas itu mengubah segalanya. Semoga Allah memudahkan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue ngerasain kecemasan yang sama. Hal terbaik: jujur aja sama imam, mereka bakal ngebimbing lo buat shahada dan langkah-langkah awal. Ambil target kecil: belajar rawatib, belajar doa-doa dasar, ikut kelas pemula. Lo bisa, insha'Allah.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar