Mencari Pertolongan dan Petunjuk Allah Selama Hari-Hari Menunggu Ini
As-salamu alaykum - Aku baru lulus SMA dan sekarang lagi berjuang banget. Di tahun terakhirku, aku didiagnosis dengan penyakit kronis dan itu bikin kehadiranku turun drastis, jadi nilai akhirku nggak sesuai harapan. Jujur, aku merasa hancur dan ini jadi periode yang super stres. Nggak cuma tekanan dari diri sendiri; yang bikin aku sakit hati itu adalah kekecewaan yang aku rasakan dari keluargaku. Aku nggak mau masuk ke semua hal, tapi selama SMA aku menjauh dari Allah, dan kelemahanku yang paling besar adalah menjaga shalatku. Aku malu ngakuin itu. Tapi, beberapa waktu belakangan ini, sekitar sebulan aku berusaha untuk lebih konsisten dengan doaku. Tawaran universitas keluar dalam beberapa hari lagi dan aku merasa beku dengan kecemasan dan kesedihan. Aku belum pernah merasa seperti ini sebelumnya. Aku khawatir sudah mengecewakan keluargaku. Nilai-nilai aku nggak buruk-buruk amat - aku memenuhi batas minimum - jadi apakah aku dapat tawaran tergantung seberapa kompetitif situasinya. Aku sudah memutuskan, dan juga disarankan, untuk berpaling kepada Allah di waktu seperti ini. Orang-orang udah nyaranin untuk shalat tahajjud, melakukan nadhr, dan melakukan Salat al-Hajah. Aku hanya punya beberapa hari dan aku takut hasilnya bakal buruk. Aku merasa bersalah karena baru kembali ke Allah di masa sulit ini, dan aku khawatir konsistensiku cuma karena tenggat waktu yang sudah dekat. Intinya, aku benar-benar menghargai panduan yang jelas dan praktis untuk minggu depan. Aku tahu ini memalukan buat ditanya, tapi tolong arahkan aku ke penjelasan atau instruksi langkah demi langkah yang sederhana. Kasih tahu aku shalat dan doa yang terbaik untuk dilakukan - aku cari opsi yang paling efektif dan tulus yang bisa aku lakukan dalam waktu singkat yang aku punya. JazakAllahu khairan untuk bantuan apapun.