Mencari Saran Tentang Penglihatan Lemah - Salam
Salam, Ada nggak Muslim lain yang punya masalah dengan penglihatan? Aku bener-bener butuh saran. Yang lain bisa scrolling aja. Aku akhir-akhir ini merasa cemas tentang penglihatanku yang makin memburuk - kadang-kadang aku khawatir suatu hari, A‘ūdhu billāh, aku bisa kehilangan penglihatanku sepenuhnya. Sekarang resepku sekitar -4.5. Untuk konteks, itu cukup kuat dan sekitar setengah jalan menuju ambang kebutaan legal di beberapa tempat. Aku udah pakai kacamata sejak umur sekitar 11 atau 12. Sebagian besar sepertinya karena genetik, meskipun satu dokter pernah nyaranin trauma mungkin juga berperan - aku nggak yakin. Aku juga nyalahin banyak waktu di depan layar dan nggak sadar perubahan lebih awal. Tinggal di jalan sempit dengan sedikit kesempatan untuk melihat pemandangan jauh mungkin juga nggak membantu. Aku udah coba doa dan praktik penyembuhan nabi, dan aku udah coba hal-hal kayak jus wortel dan vitamin, tapi nggak banyak perubahan yang aku lihat. Operasi sepertinya jadi satu-satunya pilihan medis yang tersisa, tapi aku hati-hati karena risiko, kemungkinan komplikasi, dan biaya tinggi di tempat aku tinggal. Kalau aku mempertimbangkan, prosedur yang orang sebut-sebut itu LASEK, yang aku paham itu merombak kornea dengan laser - mungkin aku ada beberapa detail yang salah. Jadi selain berdoa dan percaya sama Allah, ada langkah praktis yang bisa aku ambil untuk melindungi atau mungkin memperbaiki penglihatanku? Misalnya, latihan, rutinitas perawatan mata, cara mengatasi mata kering dari lensa kontak, atau kapan sebaiknya ngomong ke spesialis lain? Aku cenderung overthinking tentang masa depan - In shā’ Allāh ketika hidup bergerak ke hal-hal kayak nyetir atau mulai keluarga, aku khawatir ini bakal memengaruhi diriku dan orang-orang di sekitarku. P.S. Aku juga kadang-kadang pakai lensa kontak demi rasa percaya diri, tapi sering bikin mataku kering dan nggak nyaman (mungkin sindrom mata kering). JazakAllahu khayran untuk siapa pun yang bisa bagi tips atau pengalaman pribadi.