Diterjemahkan otomatis

Melihat naskah-naskah Qur'an lama membuatku terkejut.

Assalamu alaikum. Aku lagi membandingkan gimana Islam dan Kristen menjaga kitab sucinya, dan sebagai seseorang yang lahir Muslim aku selalu menerima bahwa Al-Qur'an telah terjaga sepenuhnya. Tapi sebenarnya melihat manuskrip - tulisan di kulit binatang, membayangkan kata-kata tentang kosmologi, biologi, tujuan umat manusia, hukum dan etika yang ditulis dalam konteks Arabia kuno - mengubah perasaanku. Bahkan manuskrip Ṣanʿā' membuatku menghadapi kenyataan bahwa ada orang-orang yang menuliskan, sebaik mungkin, apa yang dikatakan orang lain. Orang lain menyampaikan hal-hal luar biasa ini, yang nampak seperti mukjizat - informasi yang tidak mungkin diketahui oleh manusia sendiri. Itulah yang terjadi secara historis, terlepas dari apakah seseorang menerima itu sebagai firman Allah atau tidak. Ini membuatku merasa terhubung dengan cara yang agak menakutkan. Kalau aku seorang sejarawan yang belum pernah mendengar tentang Al-Qur'an sebelumnya dan tiba-tiba menemukan manuskrip itu, aku rasa itu akan menakutkan. Bandingkan itu dengan manuskrip Alkitab paling awal yang muncul berabad-abad setelah Yesus (damai semoga menimpanya) - bayangkan seseorang mengarang cerita tentangmu 400 tahun setelah kematianmu. Apakah kamu akan mempercayai mereka untuk mendapatkan informasi yang benar? Al-Qur'an terasa begitu abadi dan sempurna sehingga aku sebenarnya belum benar-benar memahami sejarahnya. Membacanya di ponselku dengan terjemahan Inggris, aku lupa bahwa kata-kata itu dihasilkan lebih dari 1400 tahun yang lalu, bukan sekarang. Gimana bisa ada yang menolak itu di luar pemikiranku. Aku tahu petunjuk hanya dari Allah, tapi kebenaran sepertinya sangat jelas. Semoga Allah memberikan kita ilmu dan pemahaman dan menjadikan kita sebagai cahaya bagi mereka yang tersesat. Ameen.

+241

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya nggak pernah mikirin tentang perbedaan waktu dengan Alkitab kayak gitu. Pandanganmu bikin aku berpikir ulang betapa ajaibnya perasaan pelestarian itu. Ameen.

+9
Diterjemahkan otomatis

Wow, saya merinding hanya dengan memikirkan tentang manuskrip tua di kulit hewan. Membuat kata-kata terasa hidup dan tertanam. Ameen untuk doamu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, ini ngena banget. Melihat semuanya tertulis seperti itu bikin sejarahnya terasa sangat nyata. Makasih udah berbagi perjalananmu - itu bener-bener nyentuh hati aku.

+5
Diterjemahkan otomatis

Singkat tapi nyata: manuskrip > layar ponsel. Fisik itu segalanya. Terima kasih sudah berbagi - bikin merinding.

+1
Diterjemahkan otomatis

Sangat relate. Aku juga scroll di ponsel dan lupa konteksnya. Memegang sejarah itu di tanganmu pasti akan mengubah siapa pun. Semoga Allah meningkatkan keyakinanmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini ditulis dengan sangat indah. Sebagai seorang wanita yang belajar sejarah, saya merasa artefak-artefak tersebut membuat saya merasa rendah hati. Membuat iman dan ilmu pengetahuan bertemu dengan cara yang terbaik.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar