Pedagang Musiman Bendera di Nganjuk Keluhkan Penurunan Penjualan Jelang 17 Agustus
Suasana peringatan Hari Kemerdekaan di Nganjuk tahun ini berbeda, dengan penjualan atribut kemerdekaan yang lesu. Endrawan, pedagang musiman asal Bandung, mengungkapkan penurunan omzet hingga 80 persen. "Sekarang sehari cuma laku 2 sampai 5 biji. Kalau dulu bisa sampai 20 biji sehari," ujarnya di lapaknya, Sabtu (8/8).
Lesunya ekonomi dan maraknya perdagangan daring disebut sebagai penyebab utama. Dari kelompoknya, ada 10 pedagang Bandung yang tersebar di Nganjuk sejak 20 Juli lalu. Endrawan menjual bendera dari Rp20 ribu, umbul-umbul Rp35 ribu, dan kain latar Rp180 ribu, dengan bendera ukuran 120x80 cm paling diminati.
Para pedagang berharap pemerintah daerah mengimbau masyarakat memasang bendera untuk menyemarakkan kemerdekaan. Mereka berencana berjualan hingga 16 Agustus sebelum pulang kampung.
https://kabarbaik.co/cerita-pe