Salāh tanpa khushū‘ - Apa yang bisa saya lakukan?
Assalaamu alaykum, 🌷 Apa yang Harus Dilakukan Serangkaian 🌷 oleh Asma bint Shameem ❓ PERTANYAAN ❓ Saya tidak memiliki khushū‘ dalam Salāh saya. Apa yang harus saya lakukan? 🌿 JAWABAN 🌿 Khushū‘ itu berarti hati benar-benar hadir saat beribadah. Ketika hati Anda sepenuhnya fokus pada apa yang Anda ucapkan dan dengar, dan segalanya memudar, itu yang namanya khushū‘ sejati. TIPS UNTUK MENINGKATKAN KHUSHŪ‘ 🍃 Tips umum: 1. Pelajari bagaimana Nabi ﷺ shalat dan coba ikuti Sunnah seakurat mungkin. 2. Pelajari makna dari sūrāh, du‘ās, dan adhkār yang biasanya Anda baca dalam Salāh. 3. Hafalkan sūrāh baru dan pahami maknanya. 4. Pelajari berbagai adhkār untuk rukū‘, sujūd, tashahhud, dan lain-lain. Ada lebih banyak yang perlu diketahui tentang rukū‘ daripada sekadar “Subḥāna Rabī al-ʿAẓīm” dan lebih dari sekedar satu frasa untuk sujūd. Selain itu, doa pembuka Salāh memiliki berbagai pilihan yang sah (Hisn al-Muslim adalah sumber yang baik). 5. Tingkatkan tajwīd Anda supaya Anda bisa mengucapkan kata-kata dengan benar saat membacanya. 6. Jauhi dosa besar. Semakin jauh seseorang dari Allāh, semakin sulit untuk menemukan khushū‘. 7. Hindari hal-hal yang mengeraskan hati atau mengalihkan perhatian Anda, seperti menghabiskan waktu berlebihan pada musik, drama TV, membuang-buang waktu, atau terlalu terjebak dalam dunia. 🍃 Persiapan SEBELUM Salāh: 1. Tunggu untuk shalat dengan pengertian yang sebenarnya: siapkan diri Anda secara mental dan jangan terburu-buru. 2. Tanggapi adhān dan ucapkan doa Sunnah setelahnya untuk menyiapkan pikiran Anda untuk shalat. 3. Lakukan wudū’ dengan hati-hati, fokus pada setiap bagiannya - wudū’ yang baik membantu meningkatkan khushū‘. 4. Gunakan siwāk atau pastikan Anda berbau bersih dan segar. 5. Kenakan pakaian yang bersih dan rapi - bukan hanya piyama. Kita tidak akan bertemu orang penting dalam pakaian kusut, jadi kita juga harus berdiri di hadapan Tuhan kita dengan cara yang lebih baik. 6. Temukan tempat yang tenang bebas dari suara mengganggu. Matikan TV, jauhkan ponsel, dan hilangkan gangguan lainnya. 7. Jika Anda akan pergi ke masjid, datanglah lebih awal dan isi waktu Anda dengan dhikr, Qur’ān, atau nawāfil sambil menunggu. 8. Hindari karpet shalat yang terlalu cerah atau ramai jika itu mengalihkan Anda. Anda sebenarnya tidak memerlukan karpet berpola - Nabi ﷺ tidak menggunakannya. 9. Shalatlah tepat waktu. Jika Anda menunggu sampai menit terakhir, Anda akan terburu-buru dan tidak mencapai khushū‘. 🍃 Selama Salāh: 1. Kosongkan pikiran Anda saat mengucapkan Allāhu Akbar. 2. Renungkan keadaan Anda: berdiri dengan tangan dilipat, kepala menunduk - seorang hamba kecil yang berdosa di hadapan Tuhan Langit dan Bumi. 3. Pertimbangkan makna dari Allāhu Akbar, bacaan Anda, tasbīḥ, dan tashahhud. Ucapkan dengan hati, bukan hanya lidah. 4. Variasikan apa yang Anda baca: ganti sūrāh, adhkār, dan du‘ās. Variasi membantu fokus. 5. Bacalah dengan pelan dan indah, perhatikan tajwīd. 6. Gerakkan bibir dan lidah Anda agar bisa sedikit mendengar bacaan Anda dan tetap fokus pada apa yang Anda katakan. 7. Ubah posisi dengan tenang dan sengaja; jangan tergesa-gesa. Tunggu sampai tulang Anda settle sebelum memulai dhikr dalam posisi baru. 8. Cobalah untuk tetap diam dan hindari gerakan yang tidak perlu. 9. Pastikan postur Anda benar: tangan di lutut saat rukū‘, punggung lurus, dan saat sujūd, sujudlah dengan mantap di tujuh tulang. 10. Panjangilah sujūd Anda. Anda paling dekat dengan Rabb Anda saat sujud - ucapkan doa yang tulus di sana. 11. Jika Shayṭān mengalihkan perhatian Anda, ucapkan a‘ūdhu billāh, meludah ringan ke kiri, dan fokus kembali. 🍃 SETELAH Salāh: 1. Jangan langsung berdiri setelah salam. Tetap duduk dan ucapkan adhkār dari Sunnah saat ini. 2. Renungkan apa yang Anda bacakan dan ucapkan dengan tulus. 3. Evaluasi Salāh Anda secara jujur: catat kapan Anda kehilangan khushū‘ dan mengapa, dan berusahalah untuk memperbaiki momen-momen tersebut lain kali. 4. Latihan dan ketekunan itu penting. Anda tidak akan mencapai khushū‘ ideal Anda dalam semalam. Terus berlatih, fokus kembali, dan latih pikiran Anda untuk tidak memikirkan apa pun kecuali Allāh sampai Anda meningkat, bi-idhni Allāh. Semoga Allāh memberikan kita khushū‘ dalam Salāh kita dan menerima ibadah kita. Dan hanya Allāh yang lebih tahu.