Salaam - Berjuang dengan PE dan Harapan Keluarga
Assalamu alaikum, saya punya keluarga yang sangat religius dan saya tinggal di Eropa. Saya hanya diizinkan mengenakan abaya ke sekolah. Tahun lalu, pada semester pertama, saya punya pelajaran olahraga setiap minggu tapi gak bisa ikut karena pakaian saya. Ketika guru meminta saya untuk ikut juga, saya merasa tidak nyaman, dan sekitar waktu itu, saya mulai dibully. Jadi, saya memutuskan untuk memainkan ponsel saya selama setiap pelajaran. Akhirnya, guru wali saya mengubah jadwal saya dan saya tidak ikut olahraga untuk sisa tahun itu. Sejak itu, saya pindah ke sekolah yang berbeda, dan saya rasa catatannya ada bahwa saya menolak untuk berpartisipasi dalam olahraga atau aktivitas fisik. Sekolah baru saya jauh lebih ketat. Saya sudah tanya ibu tentang memakai celana untuk pelajaran olahraga, tapi dia sama sekali menolak ide itu. Akhir-akhir ini saya cuma bolos setiap minggu, tapi ini tahun terakhir saya di sekolah menengah dan saya sudah menerima surat yang bilang saya terlalu banyak absen dari pelajaran olahraga dan mungkin tidak bisa lulus. Setiap kali ada pertemuan orang tua-guru, ibu saya setuju dengan para guru di depan mereka, tapi secara pribadi dia mengkritik dan mempermalukan saya. Saya benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Saya berharap bisa masuk ke sekolah menengah yang saya inginkan dan saya sudah berjuang secara akademis. Saya tidak tahu bagaimana mengatasi masalah pelajaran olahraga ini tanpa melawan orang tua saya atau mempertaruhkan kelulusan saya. JazakAllah khair sudah mendengarkan.