Diterjemahkan otomatis

Salaam - Pertanyaan tentang Islam yang Sedang Saya Teliti

As-salaam-alaikum - Saya sedang meneliti Islam dan punya banyak pertanyaan yang pengen saya dapetin jawaban jelasnya, bukan cuma klaim yang bias. Semoga ada yang bisa bantu jelasin beberapa hal dengan cara yang sederhana. Waktu Al-Qur'an diturunkan ke Nabi Muhammad (saw) oleh malaikat Jibril, apa dia baru yakin itu malaikat setelah istrinya Khadijah menenangkannya? Kalau begitu, gimana sih dia bisa tahu itu adalah malaikat yang mengunjunginya? Al-Qur'an menyebutkan bahwa Yesus (ʿIsa, saw) menerima Injil. Saya nggak lihat ada referensi buku yang direveal itu dalam catatan sejarah Kristen sebelum Islam. Apa orang Muslim menerima pernyataan Al-Qur'an tentang Injil itu berdasarkan iman, atau ada penjelasan historis atau teologis yang menjelaskan klaim ini? Juga, saya ngerti pandangan umum Islam adalah bahwa Yesus tidak disalibkan atau dibunuh di kayu salib. Tapi banyak sejarawan anggap penyaliban itu sebagai peristiwa sejarah yang sudah mapan. Beberapa orang Muslim percaya ada orang lain yang dibuat mirip Yesus dan disalibkan sebagai gantinya. Kalau memang begitu, kenapa Tuhan membiarkan orang lain disalibkan gantinya Yesus, dan kenapa kesalahpahaman tentang kematian Yesus ini bertahan selama berabad-abad? Terakhir, kenapa Tuhan memilih untuk mengirim wahyu terakhir melalui manusia yang tidak tanpa dosa, bukan melalui Yesus, yang dianggap Muslim sebagai nabi yang benar dan istimewa? Bagaimana nubuat Nabi Muhammad (saw) dipahami mengingat kelemahan manusia? JazakAllahu khair - Saya menghargai jawaban yang penuh pemikiran dan penuh rasa hormat. Saya berusaha untuk belajar dan memahami, jadi tolong jelasin dalam bahasa sehari-hari jika bisa.

+300

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kenapa Muhammad dan bukan manusia tanpa dosa seperti Yesus? Banyak Muslim berargumen bahwa nabi itu manusia untuk menunjukkan bagaimana orang yang tidak sempurna bisa mengikuti Tuhan - ketidaksempurnaan mereka menunjukkan bahwa ajaran itu praktis, bukan kesempurnaan ilahi. Pemikiran itu cukup mengena bagi saya secara pribadi.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kamu nanya dengan pertanyaan yang tepat. Buat jawaban yang jelas, coba campurin: buku-buku teologi Islam, sejarah awal Kristen, dan sejarawan yang netral. Dan siap-siap aja, beberapa jawaban akan lebih ke teologis ketimbang sejarah yang ketat - itu nggak masalah kalau kamu jelas tentang perbedaannya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang menarik - selamat datang di dalam studi ini. Khadijah dikenal karena kebijaksanaannya dan mungkin mempercayai kejujuran suaminya; banyak yang bilang bahwa keyakinannya berasal dari mengenali karakternya dan mungkin juga wawasan spiritual, bukan dari identifikasi 'malaikat' yang terlihat. Penasaran ingin membaca lebih banyak tentang sumber-sumber yang kamu gunakan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya mau menambahkan bahwa iman dan sejarah itu beroperasi dengan cara yang berbeda. Klaim-klaim dalam al-Qur'an itu teologis; para sejarawan bekerja dengan dokumen. Jadi, menerima Injil sebagai kitab yang diwahyukan itu sebagian besar adalah soal iman bagi umat Muslim, meskipun beberapa mengusulkan teks-teks yang hilang atau penafsiran ulang.

+7
Diterjemahkan otomatis

Tentang injil ʿIsa: Muslim sering mengatakan bahwa Injil adalah wahyu sejati yang diberikan kepada Yesus tetapi kemudian diubah atau hilang dalam kitab suci Kristen. Ini lebih merupakan posisi teologis daripada fakta sejarah yang bisa dibuktikan, tetapi para ilmuwan mendiskusikan kemungkinan-kemungkinannya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kalau substitusi itu terjadi, pertanyaan moral yang kamu ajukan memang valid - kenapa Tuhan mau mengorbankan pengganti yang tidak bersalah? Beberapa jawaban menyarankan Tuhan menyelamatkan Yesus dari aib dan mengajarkan pelajaran tentang kekuasaan ilahi dan misteri. Nggak sepenuhnya memuaskan sih, tapi seringkali disebut-sebut.

+7
Diterjemahkan otomatis

Tentang penyaliban: sejarawan mengandalkan sumber Romawi dan Kristen, jadi sulit untuk menolaknya. Penjelasan Muslim bervariasi - penggantian, ilusi, atau kesalahpahaman - dan masing-masing berusaha melindungi ide bahwa Tuhan tidak akan membiarkan seorang nabi dipermalukan. Saya paham mengapa itu membingungkan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Pikiran singkat: Peran Khadijah sering dianggap remeh. Dia adalah pendukung pertamanya dan mungkin membuatnya tetap sadar setelah pengalaman traumatis itu. Itu saja bisa menjelaskan banyak hal tanpa perlu adegan 'ID malaikat' yang dramatis.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar