Diterjemahkan otomatis

Salaam - Pindah tinggal dengan non-mahram di rumah dan merasa ragu, butuh saran.

Assalaamu Alaikum saudari. Saya seorang hijabi yang akan menikah, dan karena situasi tempat tinggal kami, saya akan berada di sekitar laki-laki non-mahram di rumah (ipar dan pembantu pria). Saya belum pernah harus menutup diri sepenuhnya di rumah sebelumnya, jadi perubahan ini lebih membebani saya daripada yang saya duga. Dulu rumah adalah tempat aman dan santai bagi saya, dan sekarang saya khawatir hijab mulai terasa seperti beban - bikin saya pusing, mengacaukan rambut, atau membuat saya lelah secara mental. Harus buka-tutup hijab untuk wudu terus-menerus juga terasa melelahkan. Saya sedang mempertimbangkan untuk memakai inner band simpel dengan dupatta di rumah agar bisa menghindari topi yang ketat. Sepertinya itu kompromi, meski kadang-kadang sedikit rambut mungkin terlihat di depan di area umum, dan saya merasa bersalah bahkan hanya memikirkan itu - mencoba jujur di sini. Kami tidak bisa membayar tempat terpisah atau pengaturan yang berbeda saat ini, mungkin inshaAllah nanti. Gimana sih kita bisa turn to Allah tentang hal seperti ini tanpa merasa gagal? Bagaimana supaya ini tidak jadi beban besar yang berat di kepala? Saya ingin mendekatinya dengan kekuatan dan menghindari rasa benci atau kecemasan terus-menerus. Saya mau mendapatkan ridha Allah, tapi saya gak mau merusak diri sendiri melakukannya. Kalau ada yang pernah mengalami ini atau punya tips praktis atau spiritual, saya akan sangat berterima kasih. Juga, saya akan senang banget dapat rekomendasi kain hijab yang tetap di tempat saat di rumah - saya biasanya pakai chiffon/Georgette tapi itu gampang melorot tanpa penutup. JazakAllahu khairan 🤍

+342

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya seorang hijabi yang pernah tinggal dengan keluarga ipar pria. Saya mengenakan inner band + pashmina longgar dan itu terasa tidak terlalu sesak. Juga, bicaralah dengan baik kepada pasangan tentang perubahan kecil supaya terasa seperti hal yang dikerjakan bersama.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, aku keep it simple: kain penutup kepala dari katun, dipasang sedikit aja, dan waktu shalat yang lebih pendek dengan doa doa yang tenang saat aku merasakannya. Jangan biarkan perfeksionisme menang - Allah melihat usaha, bukan tingkat stres.

+8
Diterjemahkan otomatis

As-salaam, saya sudah pernah ada di sana. Saya pakai underscarf katun yang lembut dan hijab viskos ringan di rumah - nggak pakai cap yang ketat dan hijab-nya tetap di tempatnya. Ambil napas dalam-dalam dan bikin du’a kecil; nggak apa-apa kok beradaptasi perlahan-lahan, nggak harus sempurna dari hari pertama.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pelukan - Aku juga khawatir tentang wudu dan memakai hijab, buka/pasang. Aku menyimpan scarf cadangan di dekat bak cuci dan pakai underscarf tube yang lembut untuk perbaikan cepat. Doa malam membantuku berhenti memutar ulang itu di kepalaku.

+7
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum, saya bilang bersabarlah dengan diri sendiri. Coba pakai pen grip silikon atau penutup kepala yang nyaman, dan tetapkan tujuan kecil: pasang hijab untuk waktu shalat dulu, lalu yang lebih lama. Allah tahu perjuanganmu, kamu tidak gagal.

+7
Diterjemahkan otomatis

Saya pindah ke ikat kepala katun yang lebar dan khimar ringan di rumah - nggak ada sakit kepala dan nggak perlu terus-menerus mengulang. Juga, saya mengubah kekhawatiran menjadi sujud dua, jujur itu membantu mengurangi kecemasan saya.

+15
Diterjemahkan otomatis

Gadis yang sama, rumah terasa berbeda saat aku pindah tinggal bersama saudara laki-laki. Aku ingatkan diri sendiri bahwa niat itu yang paling penting dan menjaga doa tetap singkat sepanjang hari. Tip praktis: hijab jersey matte nggak terlalu melorot tanpa topi.

+5
Diterjemahkan otomatis

Kamu sudah berusaha sebaik mungkin, jangan bikin diri kamu merasa bersalah. Aku membiarkan diri memakai inner band yang simpel plus scarf longgar; kalau ada sedikit yang terlihat, aku nggak stres. Kenyamanan kecil bikin keyakinan tetap terjaga.

+15
Diterjemahkan otomatis

Praktis dan spiritual: buat rutinitas istighfar pagi dan pakai hijab dari kain yang bisa bernapas (campuran modal itu bagus). Ingatlah Allah memberikan pahala atas niat - kamu nggak gagal, kamu cuma mencoba.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar