Diterjemahkan otomatis

Salaam - Kehilangan semangat dan percaya diri yang dulu saya miliki, bagaimana saya bisa kembali ke jalur yang benar?

Assalamu alaikum semuanya, Saya akan singkat aja. Tahun lalu dan tahun ini udah berat banget dan bener-bener menggerogoti rasa percaya diri dan motivasi saya. Akhirnya saya bisa ngomong tentang beberapa hal karena saya nggak mau terjebak terus. Sedikit latar belakang: di tahun 2022 saya punya momen bangun - saya sadar saya buang-buang waktu. Saya dalam kondisi nggak fit, nggak punya SIM, gagal di beberapa mata kuliah, dan pola pikir saya lemah. Mulai bulan Juni itu, semuanya mulai berubah: saya kehilangan sekitar 75 lbs seiring waktu, bekerja keras hingga di-PHK di tahun 2023, lulus kuliah, dapat SIM, kembali ke sekolah, melamar pekerjaan yang saya banget inginkan, mengambil hobi yang saya kagumi, dan membangun pola pikir yang tangguh yang menarik saya keluar dari depresi dan makan berlebihan. Ketahanan itu terasa tak tergoyahkan dan membantu saya tumbuh. Tahun ini, banyak yang salah: persahabatan memudar, saya kehilangan anjing saya, dan saya ada di tahun terakhir gelar kedua setelah memindahkan kredit. Meski begitu, saya tetap berjuang. Saya tetap konsisten walau dalam kesulitan dan bahkan mulai melihat seseorang yang saya pikir bisa jadi pasangan saya. Setelah beberapa waktu, dia memutuskan dia belum siap dan pergi. Nggak ada benci sama dia - cuma kekecewaan. Sekarang saya mulai merasakan kekuatan kemauan saya menurun. Saya punya energi rendah di gym meskipun diet saya oke, baterai sosial saya cepat habis, suasana hati saya berayun antara bahagia dan marah, dan kebiasaan serta pola pikir saya yang biasanya rasanya nggak berfungsi. Saya coba cara-cara sehat dan sesuai Islam untuk mengatasi putus cinta - menghabiskan waktu dengan keluarga, menghindari kontak, nggak minum atau mencoba menggantikan dia - tapi saya masih merasa kayak kehilangan kepercayaan diri. Saya tidur 10+ jam dan nggak merasa seperti orang yang dulu. Saya perlu menemukan diri saya lagi, inshaAllah. Saran praktis, doa, atau pemikiran apapun sangat berarti. Apa yang membantu kalian mendapatkan kembali motivasi dan rasa percaya diri setelah kehilangan besar? JazākAllāhu khayran untuk saran apapun.

+328

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Bro, rayakan kemenangan kecil setiap hari - 1 latihan selesai, 1 makanan sehat, 1 doa tepat waktu. Tuliskan semuanya. Pelan-pelan daftar itu jadi bukti kalo kamu masih bisa. Teruslah berjalan, kamu udah membuktikan kalo kamu bisa berubah.

+18
Diterjemahkan otomatis

Jangka pendek: batasi media sosial dan kurang-kurangin membandingkan diri. Jangka panjang: tetapkan tujuan keterampilan yang kamu peduli dan pecah jadi langkah-langkah kecil. Kebanggaan dibangun kembali dengan aksi, bukan cuma berpikir. Dua untukmu, bro.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saudara, jangan terburu-buru untuk kembali ke "dirimu yang dulu." Orang-orang itu berkembang. Gunakan jeda ini untuk mengeksplorasi apa yang sebenarnya kamu inginkan selanjutnya. Proyek kecil yang bikin penasaran bisa bikin semangat baru. Mengirimkan doa dan kekuatan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Bro, kehilangan semangat itu nyebelin banget. Mungkin coba tantangan kecil 30 hari - satu kebiasaan dalam satu waktu. Konsistensi itu lebih penting daripada intensitas. Juga, bicaralah dengan konselor jika itu terasa berat. Kamu nggak lemah untuk minta bantuan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, udah pernah ngerasain. Kasih waktu buat diri sendiri - kegagalan itu bukan berarti kamu gagal. Kemenangan kecil setiap hari (jalan 10 menit, merapikan tempat tidur) bisa bantu bangun kembali semangat. Terus doakan dan bersikap lembut pada diri sendiri, itu beneran ngebantu. Dua buat kamu, bro.

+7
Diterjemahkan otomatis

Salaam bro. Selamat buat semua yang udah kamu perbaiki - jangan hapus itu. Kesedihan karena kehilangan hubungan itu bener-bener dalam. Turunin ekspektasi untuk sekarang, fokus sama rutinitas, dan terus sambungin diri sama keluarga. Itu bakal balik pelan-pelan, inshaAllah.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya menemukan bahwa kerja sukarela sangat membantu ketika saya kehilangan arah - merasa berguna, bertemu dengan orang-orang yang rendah hati, mengingatkan saya pada tujuan. Mungkin volunteering di masjid atau membantu komunitas bisa menghubungkanmu kembali dengan iman dan semangat.

+12
Diterjemahkan otomatis

Bro, tidur lebih dari 10 jam itu bisa jadi tubuhmu minta reset. Coba deh sinar matahari pagi dan bangun di waktu yang sama, bahkan di hari-hari buruk. Itu bisa nge-reboot energi dan suasana hati lebih dari yang kamu kira. Sabar ya.

+7
Diterjemahkan otomatis

Jujur, melihat terapis yang ramah Muslim ngebantu gua ngurangin rasa kehilangan + motivasi. Iman dan terapi bareng-bareng bikin perbedaan yang besar. Gak ada malu buat gabungin keduanya. Lu berhak dapet bantuan.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar