Salaam - Saya merasa sangat bingung dan tidak yakin dengan jalan saya.
Assalaamu alaikum, maaf jika ini berantakan - aku nggak tau harus kemana lagi. Sedikit tentang diriku: Aku ini yang mungkin orang sebut sebagai mualaf, walaupun aku mengucapkan syahadat sendiri beberapa tahun yang lalu dan karena aku nggak punya siapa-siapa saat itu, aku jadi bingung apakah itu benar-benar dihitung. Gimana sih cara tahu mana agama yang benar? Sejak hari itu aku udah bolak-balik antara Islam dan mencari tahu agama lain kayak Kristen dan Yudaisme, dan biasanya sih merasa benar-benar bingung. Setiap beberapa bulan aku balik lagi ke Islam, tapi kemudian aku mulai terobsesi. Pikiran tentang deen mulai menguasai pikiran aku dan hobi, persahabatan, dan sekolah jadi terganggu. Aku merasa tertekan dengan rasa bersalah dan tekanan untuk mengubah setiap bagian dalam hidupku, khawatir tentang bagaimana keluargaku akan bereaksi dan bagaimana ini mungkin mempengaruhi masa depanku. Aku seorang wanita, jadi ada tanggung jawab dan harapan tambahan yang menekan diriku - seperti banyak agama lainnya. Akhirnya aku berhenti terobsesi, tenang sejenak, dan lalu beberapa bulan kemudian semua ini terjadi lagi. Ini udah berlangsung sekitar empat tahun sekarang. Aku takut karena aku udah berpaling berkali-kali, Allah nggak akan menerimaku kembali. Mungkin aku salah satu dari mereka yang tahu kebenaran tapi mengingkarinya. Kadang aku bertanya-tanya apakah aku hanya merasa tertarik dengan Islam karena itu terasa familiar saat pertama kali aku belajar tentangnya, atau kalau ada sesuatu yang benar-benar memanggilku kembali. Lalu aku khawatir aku akan kehilangan akal sehatku. Membicarakan ini memunculkan begitu banyak emosi, kebanyakan sih patah hati. Aku merindukan Islam, tapi aku nggak selalu merasa seolah aku pernah benar-benar memilikinya. Aku capek merasa terjebak. Maaf ini berantakan. Aku nggak tahu harus berbuat apa. Aku nggak bisa membayangkan hidup tanpa percaya kepada Tuhan, tapi aku bingung tentang bagaimana agama-agama yang berbeda memahami-Nya. JazakAllahu khayr untuk segala nasihat atau dukungan.