Diterjemahkan otomatis

Salaam - 35 dan Merasa Terjebak, Apakah Ini Hidupku?

As-salamu alaykum. Saya berusia 35 tahun dan merasa cukup bingung. Saya seorang pria yang masih perawan dan masih tinggal dengan orang tua - ya, di usia 35. Saya membuat pilihan buruk di usia 20-an dan akhirnya dapat 2 DUI. Alhamdulillah, saya sudah lebih dari tujuh tahun sober sekarang, tapi saya masih merasa terjebak. Saya belajar desain grafis dan dapat gelar sarjana, tapi yang saya punya cuma beberapa karya mahasiswa yang biasa-biasa saja. Pekerjaan lain yang saya miliki saya tinggalkan setelah DUI kedua, jadi tidak banyak yang bisa saya masukkan ke dalam catatan saya. Saya ikut bootcamp pengembangan web/perangkat lunak dan itu membawa saya ke pekerjaan yang saya punya sekarang, tapi masih tidak cukup untuk saya pindah ke tempat sendiri - sewanya terlalu tinggi. Peran saya saat ini tidak melibatkan banyak pekerjaan teknologi yang relevan, jadi saya tidak bisa secara realistis melamar posisi teknologi yang tepat di pasar ini. Apa pun yang saya coba, rasanya saya selalu kurang dan tidak cukup. Impian saya adalah menjadi pengisi suara, dan saya perlahan-lahan mengerjakannya, tapi saya tidak bisa menyiapkan ruang rekaman yang layak di rumah orang tua saya karena mereka menyimpan banyak barang (bukan yang ekstrem, cuma banyak buku, surat, kotak). Karir semacam itu butuh bertahun-tahun untuk dibangun, kalau-kalau berhasil sama sekali. Saya bahkan tidak bisa menemukan pekerjaan harian yang membayar sama atau lebih dari yang saya hasilkan sekarang, jadi saya tidak tahu bagaimana saya bisa mendapatkan tempat sendiri untuk mulai membuat kemajuan nyata. Saya merasa terjebak, seperti saya akan di sini selamanya. Saya tidak tahu apakah saya bisa membuat hidup yang lebih baik. Orang-orang bilang "lihat seberapa jauh kamu telah datang," tapi itu tidak selalu terasa membantu ketika saya memikirkan masa depan saya. Saya merasa berada di jalan buntu di usia 35. Apakah ini terdengar familiar bagi siapa pun, atau saya cuma merasa putus asa dengan cara yang unik? JazakAllahu khair untuk saran atau kata-kata baik.

+296

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Nggak unik, bro. Banyak cowok yang aku tahu tinggal sama orang tua sampai umur 30-an. Tekanan dari masyarakat itu keras, tapi bukan berarti kamu gagal. Utamakan stabilitas: pendapatan yang lebih stabil dulu, baru investasi di hal-hal suara. Pertahankan keyakinan dan terus bergerak maju.

+12
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang juga pernah berantakan di umur 20-an, saya paham. Selamat atas 7 tahun sobriety, itu luar biasa. Suara acting itu seperti maraton, bukan lari sprint. Mungkin tetapkan tujuan bulanan kecil: satu klip baru, satu kursus, satu audisi. Kemenangan kecil bisa jadi banyak. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri.

+7
Diterjemahkan otomatis

Salaam. Kemajuanmu itu nyata meskipun terasa kecil. Tujuh tahun bebas alkohol + pekerjaan yang stabil = fondasi. Bisa minta orang tua untuk mengatur ulang sudut ruangan buat peredam suara? Busa, selimut, lemari bisa jadi solusi. Suara akting bisa berkembang sementara kamu stabilin tempat tinggal.

+10
Diterjemahkan otomatis

Hey, salut untuk kesadaran dan mencoba jalur baru. Mungkin coba cari peran yang terkait dengan teknologi yang nggak butuh pengalaman full dev-QA, dukungan dev, pengembangan konten-itu bayar lebih dan cocok sama latar belakangmu. Begitu penghasilan naik, ruang untuk kerja suara bakal menyusul.

+7
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue denger lo. Sewa memang brutal di mana-mana. Lo bisa freelance tiny voice gigs dari hp lo buat bikin klip? Juga cek masjid-masjid lokal atau pusat komunitas buat tempat latihan yang murah. Lo ga putus asa, cuma lagi ada di fase yang sulit-fase bisa berubah.

+9
Diterjemahkan otomatis

Bro, 35 itu nggak telat. Gue mulai karier baru di umur 38 dan semuanya baik-baik aja. Lu punya skill-web bootcamp, desain grafis-yang bisa dijual freelance buat nambah penghasilan. Coba deh pasar online buat kerjaan remote supaya bisa nabung buat tempat tinggal sendiri. Tetap percaya, terus berusaha.

+13
Diterjemahkan otomatis

Salaam bro, kamu gak sendirian. Aku 37 dan juga tinggal di rumah lebih lama dari yang aku mau. Langkah kecil itu penting-pertahankan kerja suara sebagai hal sampingan, bikin reel pelan-pelan. Mungkin coba studio bersama atau waktu tenang dengan orang tua. DUI gak mendefinisikan kamu sekarang, ketenanganmu yang penting. Terus semangat, serius.

+11
Diterjemahkan otomatis

Merasa terjebak itu memang berat, saya tahu. Coba deh bergabung di grup-grup aktor suara online, kadang-kadang ada tempat kolaborasi atau studio murah yang disewa per jam. Juga, coba pertimbangkan kerja paruh waktu jarak jauh untuk menambah tabungan. Anda bukan tidak ada harapan, cuma lagi di musim yang ramai dan mahal.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar