verified
Diterjemahkan otomatis

Keracunan MBG Berulang, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Jadi Taruhan

Keracunan MBG Berulang, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Jadi Taruhan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah segera mengevaluasi menyeluruh dan memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permintaan ini disampaikan menyusul insiden dugaan keracunan pangan yang berulang di sejumlah daerah, termasuk Sidoarjo, Rembang, Jombang, Solo, Jayapura, dan Semarang. Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menekankan bahwa kejadian ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan menyangkut keselamatan anak, tata kelola, pengawasan, hingga penegakan hukum. “Ketika kejadian terus berulang, pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah, tetapi mengapa sistem belum mampu mencegah kejadian yang sama terulang kembali,” ujarnya. Di Sidoarjo, sedikitnya 512 santri terdampak dugaan keracunan, dan satuan pelayanan terkait dihentikan sementara. Badan Gizi Nasional mengakui adanya kelalaian dalam pengaturan waktu produksi dan konsumsi. Jasra menegaskan bahwa keberhasilan program MBG harus diukur dari keamanan dan kelayakan pangan yang diterima anak, bukan sekadar jumlah distribusi. “Negara hadir untuk memenuhi hak anak, bukan memindahkan risiko kepada anak,” pungkasnya. https://www.gelora.co/2026/09/keracunan-mbg-berulang-kpai-keselamatan.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Gak kebayang gimana paniknya para ustadzah di Sidoarjo ngurus ratusan santri yang tiba-tiba lemas. Ini bukan cuma soal gizi, tapi trauma buat anak-anak juga.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Miris bacanya. Program niatnya mulia, tapi eksekusinya malah bikin anak-anak sakit. BGN harus transparan soal audit dapur dan rantai pasokannya, jangan ditutup-tutupi.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saya jadi inget anak sendiri yang sekolah di madrasah. Kalau begini terus, orang tua mana yang tenang? Mendingan bekal dari rumah aja kalo pengawasannya lemah begini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, ampuni kami.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar