Refly Harun: Jokowi Dinilai Khawatir Isu Ijazah Dibawa ke Sidang
Pengacara Refly Harun menyatakan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dikhawatirkan jika kasus dugaan ijazah palsu diuji di persidangan terbuka. Menurutnya, pembuktian di pengadilan akan menjadi ujian bagi Jokowi. "Yang takut memang Jokowi. Kira-kira apa yang mau dia buktikan?" ujarnya dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (26/5/2026).
Refly menyoroti penanganan kasus yang menjerat kliennya, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, terkait prosedur yang dinilai bermasalah. Ia menyebut batas waktu pelimpahan berkas terlampaui hingga lebih dari 100 hari sejak jatuh tempo 8-9 Februari. Selain itu, terdapat tiga surat perintah penyidikan dalam perkara yang sama, tertanggal 14 Juni, 15 Januari, dan 30 Maret 2026.
Refly menegaskan bahwa jika polemik ijazah dibuktikan secara terbuka, Jokowi berada dalam posisi tertekan. "Saya yakin enggak berani. Padahal kalau kita bicara prinsip transparansi, good governance, clean government, semakin Anda belok-belok maka semakin terlihat bahwa tidak ada yang benar," tegasnya.
https://www.gelora.co/2026/05/