Tip Praktis: Cara Menjadi Disukai di Tempat Kerja (Assalamu alaikum)
Assalamu alaikum - Aku tahu ini bukan hal utama, tapi disukai di tempat kerja bisa bikin gaji lebih baik, promosi, koneksi yang berguna, dan tentu aja perkembangan karier. (Bonus: ini juga bisa bantu kamu bikin teman.) Akhir-akhir ini aku ngerasa orang-orang di pekerjaanku bener-bener merespon aku - aku sedikit menonjol - dan aku pikir ini karena satu alasan: aku tunjukkan kalau aku suka dan menghargai mereka, dan aku pantulkan itu kembali ke mereka. Aku coba untuk antusias, optimis, dan terlibat. Aku nggak selalu merasa begitu sih, tapi aku aktifin itu dan cari hal-hal baik. Yang paling penting, aku terhubung dengan orang-orang dan mencerminkan penghargaan. Aku bicara dengan rekan-rekan seolah mereka teman - termasuk manajer dan pemimpin - bukan dengan cara yang tidak profesional, tapi dengan rasa ingin tahu dan kehangatan. “Gimana perjalanan yang kamu ambil? Kedengarannya menyenangkan. Apa kamu merekomendasikannya?” Kamu mungkin berpikir “tapi aku nggak benar-benar suka mereka,” dan di situlah ini paling berguna: beberapa orang terbiasa dengan interaksi yang tegang atau bersikap antagonis. Pilih untuk fokus pada sesuatu yang positif dan bangun dari sana. Ini bukan soal berpura-pura - ini soal di mana kamu menempatkan perhatianmu. Kamu tetap tahu pandanganmu yang jujur dan nuansa situasinya, tapi kamu soroti apa yang baik. Misalnya, aku punya manajer yang bisa jadi keras dan menuntut. Alih-alih menyebut itu, aku perhatikan kompetensi dan dedikasinya dan pantulkan itu: “Ini proyek yang sangat ambisius, aku bisa lihat seberapa banyak kamu peduli dan seberapa berdampak ini.” Aku benar-benar percaya pada beberapa bagian itu, dan aku abaikan komentar batin seperti “ini banyak yang harus ditangani” atau “mungkin perlu istirahat.” Orang-orang ingin dihormati dan dihargai, meskipun mereka mungkin nggak selalu menunjukkannya. Aku bikin kebiasaan kecil secara mental untuk mencari apa yang aku suka di orang lain. Ini bikin aku mudah didekati dan menyenangkan untuk bersama. Aku memberi pujian yang tulus. Sekali waktu aku bilang ke VP bahwa aku mengagumi penampilannya - dia jelas-jelas memikirkan itu - dan dia langsung seneng. Aku sebutin gimana anting-antingnya cocok dengan sepatu boots-nya dan gelangnya cocok dengan atasannya. Aku benar-benar tulus: aku menghargai usaha yang dia lakukan, meskipun itu bukan gayaku. Orang-orang suka kepada mereka yang juga suka kepada mereka. Ini juga membantu dalam pertemanan. Tunjukkan minat pada orang lain. Bicara dengan hormat tapi sebagai teman setara, bukan dari tempat tinggi. Jadilah hangat, perhatian, cari hal yang baik, bersikap baik dan pengertian.