verified
Diterjemahkan otomatis

Terusan Pinglu: Jalur Logistik Baru yang Menguntungkan ASEAN

Terusan Pinglu: Jalur Logistik Baru yang Menguntungkan ASEAN

Terusan Pinglu resmi beroperasi pada 16 September, menjadi kanal pertama Tiongkok yang dirancang secara nasional untuk menghubungkan sungai dan laut. Membentang sepanjang 134,2 km dengan investasi RMB 72,7 miliar, jalur ini memangkas jarak pelayaran lebih dari 560 km dari pedalaman barat daya Tiongkok ke Teluk Beibu, serta menurunkan biaya logistik 18–30 persen. Bagi ASEAN, kanal ini memperlancar pengiriman produk seperti kelapa dan nikel Indonesia ke Tiongkok dengan biaya lebih rendah dan waktu lebih singkat. Manfaat nyata dirasakan pabrik LiuGong di Indonesia, dengan pemangkasan biaya pengiriman sekitar RMB 600 per unit dan percepatan pengiriman hingga delapan hari. Produk Tiongkok seperti kendaraan listrik dan komponen mesin pun lebih kompetitif memasuki pasar Asia Tenggara. Sejumlah perwakilan ASEAN menegaskan manfaat ekonomi koridor ini. Duta Besar Vietnam Pham Thanh Binh menyebutnya peluang ganda bersama China–ASEAN Expo; Duta Besar Filipina Jaime FlorCruz menilai petani dan nelayan akan diuntungkan; Duta Besar Laos Somphone Sichaleune melihatnya sebagai peluang historis mengatasi keterbatasan geografis Laos. Peneliti Senior East Asian Institute Yu Hong mencatat infrastruktur publik ini menekan biaya transaksi dan menciptakan pembangunan bersama di tengah restrukturisasi rantai pasok global. Terusan Pinglu difokuskan pada efisiensi perdagangan, bukan kepentingan geopolitik. Ia tidak memengaruhi dinamika keamanan kawasan, tetapi mempercepat pengiriman nikel Indonesia untuk rantai baterai, durian Thailand ke pasar Tiongkok, dan produk pertanian Laos ke pasar global. Infrastruktur ini menegaskan pembangunan dan manfaat bersama sebagai dasar kerja sama regional. https://www.gelora.co/2026/09/terusan-pinglu-jalur-emas-asean-bukan-bidak-permainan-geopolitik.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga ini beneran bikin harga barang turun, bukan cuma untung buat konglomerat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bisa ngefek ke UMKM kita? Kayaknya sih positif buat ekspor produk lokal.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah

saudara
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, manfaatnya nyata

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar