PDIP DPRD Kota Malang Soroti Wacana WFH ASN Pemkot Terkait Naiknya Harga BBM
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang mengkritisi wacana penerapan work from home (WFH) bagi ASN Pemkot Malang setelah kenaikan harga BBM. Sekretaris Fraksi Harvard Kurniawan menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan BBM subsidi tepat sasaran, bukan menerapkan WFH. Ia mendesak pejabat dan ASN untuk tidak menggunakan BBM subsidi karena dianggap mampu secara ekonomi.
Harvard menilai kebijakan WFH perlu dikaji matang dan disertai penjelasan transparan kepada masyarakat. Jika WFH hanya didasari keluhan ASN enggan membeli BBM non-subsidi, kebijakan itu dianggap tidak menyentuh akar masalah. Fraksi mendorong inspeksi mendadak kendaraan dinas dan pribadi ASN serta sanksi tegas bagi pelanggar aturan BBM subsidi.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak menyamaratakan kondisi ASN, terutama golongan bawah yang menghadapi tekanan ekonomi dan keterbatasan transportasi. Harvard mencontohkan ASN yang tinggal jauh dari pusat kota tidak bisa begitu saja beralih ke sepeda atau kendaraan listrik di tengah situasi ekonomi sulit.
Fraksi PDI Perjuangan berharap Pemkot Malang berhati-hati merumuskan kebijakan agar pelayanan publik tetap terjaga tanpa membebani ASN dan masyarakat rentan. Harvard sendiri menegaskan komitmennya menggunakan BBM non-subsidi sebagai pejabat.
https://kabarbaik.co/pdip-dprd