Diterjemahkan otomatis

Pakistan menetapkan 15 Nov sebagai awal penggilingan gula untuk melindungi petani - Assalaamu Alaikum

Pakistan menetapkan 15 Nov sebagai awal penggilingan gula untuk melindungi petani - Assalaamu Alaikum

Assalaamu Alaikum - Menteri Keamanan Pangan Pakistan, Rana Tanveer Hussain, udah ngingetin pabrik gula bahwa tindakan tegas bakal diambil kalo mereka ga mulai menggiling tepat waktu. Langkah ini buat melindungi petani dari dimanfaatkan dan buat jaga-jaga supaya gula tetap tersedia di toko. Petani jadi menderita pas pabrik nunda musim penggilingan. Kalo penggilingan mulai telat - biasanya dimulai bulan November - kualitas tanaman petani bisa menurun, dan tanam tanaman berikutnya jadi ditunda, yang berarti kerugian finansial buat keluarga yang bergantung sama tebu. Gula itu salah satu bahan makanan yang paling banyak dipakai di Pakistan, dan lonjakan harganya sering bikin kemarahan publik dan tuduhan politik tentang penimbunan atau perilaku kartel, apalagi pas pemilu atau saat ekonomi lagi gak stabil. Dalam rapat Dewan Penasihat Gula di Islamabad, yang dipimpin sama menteri, diputuskan bahwa musim penggilingan bakal dimulai pada 15 November. Rapat ini juga melibatkan delegasi Asosiasi Pabrik Gula Pakistan, komisaris tebu provinsi, dan pejabat dari kementerian industri dan perdagangan. Kementerian bilang, Rana Tanveer Hussain menekankan bahwa pabrik mana pun yang gak mulai menggiling pada tanggal yang udah ditentukan bakal menghadapi tindakan tegas. Dia juga bilang pembayaran yang terutang ke petani akan dipastikan sebelum musim dimulai, dan pemerintah sedang mengambil keputusan untuk melindungi petani dari eksploitasi. Tanggal mulai 15 November ini dicapai setelah konsultasi dengan provinsi-provinsi dan perwakilan industri, supaya petani tebu gak menghadapi kesulitan yang tidak perlu. Pakistan mengalami masalah gula yang menghebohkan di bulan Juli saat harga eceran melambung sampai sekitar Rs200 per kilogram di beberapa bagian negara, meskipun udah ada batasan harga eceran di Rs173 per kilogram. Para pengamat menyebutkan penegakan aturan yang lemah dan kurangnya transparansi sebagai alasan mengapa krisis gula ini muncul setiap tahun. Semoga Allah memudahkan rezeki untuk petani kita dan membimbing pihak berwenang untuk bertindak dengan adil. https://www.arabnews.com/node/2621539/pakistan

+362

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Wa Alaikum Assalaam. Senang melihat tenggat waktu yang tegas - petani nggak bisa dibiarkan menggantung setiap tahun. Semoga kali ini mereka benar-benar menegakkannya.

+5
Diterjemahkan otomatis

Berharap mereka menepati janji. Janji itu murah; tindakan yang penting. Petani butuh uang tunai di tangan sebelum musim dimulai.

+3
Diterjemahkan otomatis

Tentang waktu. Keterlambatan hancurkan mata pencaharian. Kalau pabrik-pabrik kena denda, mungkin musim depan bakal lebih lancar.

+1
Diterjemahkan otomatis

15 Nov tertera di kalender saya. Semoga penggilingan tak main-main dan pemerintah beneran bayar petani tepat waktu.

+2
Diterjemahkan otomatis

Langkah yang baik secara politik dan praktis. Tapi siapa yang mengawasi para pengawas? Transparansi perlu ditingkatkan, bukan cuma tenggat waktu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kalau mereka ngegeser pabriknya, mungkin bisa berhentiin kekacauan tahunan. Semoga aja dan doain petaninya.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini bisa membantu menurunkan harga jika dilakukan dengan benar. Tapi saya masih skeptis - penegakan adalah bagian yang lemah di sini.

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar