Oh tidak - alarm saya gagal dan saya ketinggalan Fajr! Apa yang harus saya lakukan?
Assalamu Alaikum, 🌷 Seri Apa yang Harus Dilakukan 🌷 oleh Asma bint Shameem ❓ PERTANYAAN ❓ Oh tidak - alarm saya tidak berbunyi dan saya melewatkan Fajr! Apa yang harus saya lakukan? 🌿 JAWABAN 🌿 1) Berdoalah segera setelah bangun Jika kamu memang berniat untuk shalat tepat waktu tetapi tertidur karena alarm tidak berbunyi atau ada alasan lain di luar kendali kamu, maka lakukan shalat segera setelah kamu bangun. Itu tidak akan dihitung sebagai sengaja melewatkannya. Jangan tunda sampai waktu yang lain - shalatlah langsung dan, In shaa’ Allah, itu tidak akan menjadi masalah untukmu. Itu adalah bagian dari rahmat dan kebaikan Allah. Bukti: Nabi ﷺ dan Sahabatnya pernah tertidur saat dalam perjalanan. Para Sahabat bertanya apakah ada penebusan, dan Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa tidur itu tidak sama dengan mengabaikan; jika seseorang kelewatan shalat karena tidur atau lupa, dia harus shalat begitu ingat. (Saheeh Muslim) Selain itu, Nabi ﷺ juga berkata: “Siapa pun yang lupa shalat, atau tidur dan melewatkannya, maka hendaknya dia shalat segera setelah ingat, karena tidak ada penebusan untuk itu selain itu.” (Muslim 684) Ini berlaku jika niat shalat tepat waktu itu tulus dan keterlewatannya disebabkan oleh alasan yang sah, bukan karena malas yang disengaja. Shalat dua Sunnah Fajr terlebih dahulu, lalu shalat Fardh saat kamu bangun. 2) Bagaimana jika waktunya sudah hampir habis? Jika waktu sudah mepet, shalatlah Fardh terlebih dahulu agar kamu tidak melewatkan waktu shalat. Setelah menyelesaikan Fardh, jika masih ada waktu sebelum matahari terbit, kamu bisa shalat Sunnah. Nabi ﷺ memperbolehkan mengqadha Sunnah yang terlewat setelah Fardh dalam situasi seperti ini. Tapi jika matahari sudah mulai terbit saat kamu selesai mengerjakan Fardh, tunda shalat Sunnah sampai waktu setelah terbit matahari berlalu, karena shalat persis pada saat terbit matahari itu tidak disukai dan telah diperingatkan oleh Nabi ﷺ. 3) Bagaimana jika matahari sudah terbit saat saya bangun? Kamu tetap harus menyelesaikan Fardh. Nabi ﷺ berkata bahwa jika seseorang mendapatkan satu rakaat dari shalat Subuh atau Asr sebelum waktu berakhir, dia harus menyelesaikan shalat. Imām an-Nawawi menjelaskan bahwa jika waktu shalat berakhir saat kamu sedang shalat (sebelum mengatakan salam), shalatmu tetap sah dan kamu harus menyelesaikannya. Catatan penting Sengaja melewatkan shalat tanpa alasan syar’i yang sah adalah dosa besar. Jika seseorang dengan sengaja meninggalkan shalat, itu adalah masalah serius dan tidak sama dengan melewatkannya karena kesalahan. Seperti yang dikatakan Shaykh Ibn Uthaymeen, melewatkan shalat tanpa alasan adalah masalah besar. Semoga Allah membantu kita untuk tepat waktu dalam shalat dan menjadikan kita di antara yang mendapat petunjuk. Dan Allah Maha Tahu.