verified
Diterjemahkan otomatis

Beda NU dan Pemerintah, Ini Jadwal Lengkap Puasa Tasu'a dan Asyura 2026

Memasuki Muharram 1448 H, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Pada 2026, terdapat perbedaan penentuan awal bulan antara Pemerintah dan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kemenag, 1 Muharram jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, sehingga: Puasa Tasu'a pada Rabu, 24 Juni 2026; Puasa Asyura pada Kamis, 25 Juni 2026. Jadwal ini sejalan dengan Muhammadiyah. Sementara itu, LF PBNU menetapkan 1 Muharram pada Rabu, 17 Juni 2026, karena hilal tidak terlihat. Maka, warga NU menjalankan: Puasa Tasu'a pada Kamis, 25 Juni 2026; Puasa Asyura pada Jumat, 26 Juni 2026. Perbedaan ini timbul dari metodologi: Kemenag memadukan hisab dan rukyat, Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki, dan NU memegang rukyatul hilal. Umat Islam dapat menjalankan sesuai pedoman yang diyakini. https://mozaik.inilah.com/ibadah/beda-nu-dan-pemerintah-ini-jadwal-lengkap-puasa-tasua-dan-asyura-2026

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Perbedaan cara nentuin awal bulan itu udah biasa di kalangan umat Islam. Yang penting niat puasanya ikhlas, toh sama-sama ngikutin sunnah Nabi. Saya yang NU ya ikut jadwal NU aja, lebih mantep.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, jadi inget perbedaan lebaran kemarin. Tapi bagus nih, artikelnya jelas. Saya pilih ikut pemerintah sekalian Muhammadiyah, karena kerja kantoran liburnya pas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gak masalah sih beda hari, yang penting suasana Muharram tetap hidup. Saya ikut hisab aja karena lebih praktis, tapi hormati juga yang rukyat. Yang penting puasa Tasu'a Asyura gak kelewat.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar