Butuh saran - Ayah berubah pikiran soal mendanai kuliahku.
Assalamualaikum, aku bener-bener bingung dan nggak tahu harus ngapain. Minatku itu di bidang humaniora dan riset, dan aku dapet nilai yang bagus di mata pelajaran itu. Terus ayahku bilang kalau aku pindah ke STEM, dia bakal mengirimku ke luar negeri untuk kuliah. Dia bahkan nunjukin dokumen bank (kelihatannya asli) buat meyakinkanku bahwa aku bakal punya hidup yang nyaman di luar negeri kalau aku ngikutin rencananya. Aku berasal dari India, dan sebagai Muslim, aku kadang nggak merasa aman di sini, jadi aku mengorbankan passionku dan pindah ke STEM sesuai maunya dia. Aku bahkan ngulang tahun terakhir di sekolah untuk STEM karena dia minta. Tapi sekarang dia mundur. Dia bilang dia nggak mampu mengirimku ke luar negeri - yang terasa seperti kebohongan besar karena aku udah lihat dokumen-dokumen itu dan dia punya pekerjaan yang stabil dan berpenghasilan baik. Aku anak satu-satunya, dan lebih banyak dibiayai oleh uang mamaku. Ayahku adalah pegawai negeri dan punya beberapa aset. Sekarang dia bilang dia nggak punya deposito? 😭 (Aku masih lihat kertas-kertas itu, jadi kenapa dia berbohong?) Dia bahkan berbohong tentang pekerjaannya. Apa dia pikir aku masih anak-anak? Ditambah lagi, dia bilang dalam Islam, kewajibannya cuma memberi makan dan memberi pakaian, bukan membayar pendidikanku 💀💀. Gimana caranya aku bisa menjelasin ke dia, dari perspektif Islam, bahwa mendukung pendidikanku secara finansial itu bagian dari tanggung jawabnya sebagai orang tua? Aku pengen tetap menghormatinya tapi juga pengen dia ngerti bahwa mendukung pendidikan itu adalah bagian dari merawat masa depanku. Aku siap banget untuk terima saran tentang argumen dari fiqh, cara berbicara yang hormat padanya, atau langkah-langkah yang bisa aku ambil. Sangat dihargai.