saudara
Diterjemahkan otomatis

Ayahku dalam kondisi yang nggak bisa kugambarkan lagi..

Jujur aja aku nggak tahu gimana caranya ngungkapin apa yang keluarga kami alami sekarang-kami benar-benar bingung dan capek banget. Ayahku kecelakaan tiga tahun lalu, dan sejak itu dia cuma bisa terbaring di tempat tidur. Tapi setahun terakhir ini benar-benar menghancurkan… dia jadi lumpuh total. Kakinya, lengannya, wajahnya, bahkan pikirannya nggak merespon. Dia nggak bisa bicara atau kasih tanda apa pun. Dia cuma bernapas, nggak lebih. Dia pakai kateter, dan udah lebih dari seminggu dia diare parah. Dia jadi sangat lemah sampai sakit rasanya lihat. Dokter terus bilang 'dia baik-baik aja, cuma kelemahan,' tapi gimana bisa orang dalam kondisi kayak gini dibilang baik-baik aja? Kami udah kasih banyak infus, tapi nggak ada perubahan. Mungkin baca ini kedengerannya bisa ditahan dari luar, tapi menjalaninya setiap hari selama lebih dari setahun itu berat banget. Butuh seluruh keluarga-ibuku, saudara-saudaraku, dan aku-cuma buat ganti popoknya dua atau tiga kali sehari, dan tetap aja bocor ke mana-mana kena baju, seprai, lantai. Kami rawat dia sekuat tenaga, tapi akhirnya badan sendiri yang tumbang. Ngurusin terus-terusan bikin kami semua sekarang jadi sakit dan lemas. Karena dokter nggak kasih jawaban, beberapa orang bilang mungkin ini hal spiritual. Kami ngobrol sama beberapa Molvi yang bilang ini nazar atau jadu. Kami udah lakuin semua wazifa dan amal, tapi dia malah makin parah hari demi hari. Sekarang ada yang minta uang gede buat amal-amal susah, dan kami nggak tahu lagi siapa yang bisa dipercaya. Sebagai keluarga, kami terus berdoa, baca istighfar, baca Surah Yaseen, bahkan ziarah ke makam leluhur buat baca Fatiha. Orang-orang kasih saran umum kayak 'doa aja dan rawat dia,' tapi kami udah lakuin itu sampai tenaga kami habis total. Saudara-saudaraku dan aku masih muda, belum ada yang punya kerjaan, dan ayahku nggak punya pensiun. Kami tanggung semua ini tanpa dukungan. Aku nggak minta apa-apa. Aku cuma pengen tahu… apa ada yang pernah lihat orang dalam kondisi kayak gini? Apa sih yang harus dilakuin kalau seseorang kayak gini dan dokter nggak bantu? Kami benar-benar bingung, dan nggak nemu solusi..

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini ujian yang nggak bisa dijelaskan pakai kata-kata. Lo masih bisa bertahan aja itu bukti kekuatan yang Allah kasih ke keluarga lo. Tetep lanjutin doa walau rasanya hampa-Dia dengerin. Lo udah coba cari rumah sakit yang spesialis perawatan saraf jangka panjang, mungkin di kota yang lebih gede? Kadang dokter lokal emang nggak punya alatnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gue pernah lihat kasus mirip di keluarga besar gue. Ternyata itu penyakit motor neuron stadium lanjut, tapi butuh waktu lama banget buat diagnosa. Jangan biarin mereka mengabaikan lo dengan alasan cuma 'lemas.' Desak buat pemeriksaan neurologis yang bener. Sementara itu, buat kebocoran, lapisan dobel pake booster pad lumayan ngurangin cucian kami. Lo lagi ngerjain tugas yang heroik, bro.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini bener-bener ngena banget buat saya. Kami pernah ngalamin masa sulit pas ada saudara yang terbaring di tempat tidur tanpa respon sama sekali. Capeknya itu yang bikin kita hancur. Satu hal yang ngebantu kami adalah ngatur sistem giliran sama keluarga besar atau tetangga yang bisa dipercaya, walaupun cuma ada yang duduk nemenin sejam aja biar kita bisa napas sejenak. Kesehatan kamu juga penting, lho.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allahumma barik, sabr-mu luar biasa. Lupakan para penipu yang minta uang buat amal-ini murni medis, dan jiwa ayahmu sudah terbalut dalam doa-doamu yang tulus. Percaya itu. Untuk bantuan praktis, adakah komite zakat lokal atau masjid yang bisa bantu suplai? Jangan dipikul semuanya sendiri dalam diam.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, berikan dia kesembuhan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah meringankan bebanmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar