Diterjemahkan otomatis

Perjalanan Konversi Saya dan Harapan, Salam

As-salamu alaykum saudara dan saudari, Saya Kadir, seorang Muslim baru yang mengambil semuanya pelan-pelan dan ingin berbagi beberapa langkah yang telah saya ambil dan bagaimana pengalaman saya sejauh ini. Sekali saya berhasil melaksanakan semua lima salat dalam satu hari (yang lebih panjang memakan waktu sekitar 25 menit setiap kali), dan saya mencoba membaca Al-Qur'an kapan pun saya punya konsentrasi. Akhir-akhir ini, saya bahkan mulai mengenakan kufi saya di luar rumah - itu membuat saya bahagia, meskipun masih terasa sedikit menakutkan. Saya sedang belajar bagaimana mengatur salat saya dalam rutinitas harian; ini akan memakan waktu dan saya bergerak dengan ritme saya sendiri, meskipun pelan. Tujuan jangka panjang saya adalah untuk mengucapkan salam dengan benar - mengatakan salam dengan tepat dan memberi respons dengan cara yang benar - dan saya tahu itu mungkin memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Tentang pengalaman saya: ketika saya mencari orang untuk diajak bicara tentang Islam atau mencoba bergabung dengan kelompok online, saya sering kali merasa terpinggirkan dari iman karena cara orang memperlakukan saya. Saya merasa tertekan, malu, dan takut, tetapi saya telah menyadari bahwa masalahnya adalah perilaku mereka, bukan Islam itu sendiri. Tidak ada masjid atau komunitas Muslim di dekat tempat saya tinggal, jadi saya lebih banyak sendirian dalam kehidupan nyata. Terkadang rasanya kesepian, tetapi saya percaya Allah bersama saya. Saya belum memberitahu siapa pun bahwa saya Muslim karena saya khawatir tentang pertanyaan dan harapan mereka. Saya punya tujuan pribadi yang jelas dan juga batas-batas - misalnya, saya tidak berusaha untuk belajar bahasa Arab, menjadi qari, atau mengejar studi keilmuan untuk saat ini. Saya hanya ingin menjadi orang yang baik, memperlakukan orang dengan baik, dan hidup dengan tenang serta sederhana dalam iman kepada Allah. Saya ingin memberi tahu beberapa teman atau keluarga pada akhirnya, tetapi saya belum tahu bagaimana memulai percakapan itu. Doa-doa dari kalian akan sangat dihargai.

+295

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku juga bakal grogi buat kasih tahu orang lain. Mungkin mulai aja sama satu teman yang bisa dipercaya dan lihat gimana ke depannya. Sabar dan langkah kecil, kamu bisa kok.

+1
Diterjemahkan otomatis

Mashallah, selamat datang saudara. Pelan-pelan aja, kamu sudah hebat. Masalah kufi ini itu cuma kebahagiaan kecil, terus jaga kepercayaan diri itu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kemajuan yang bagus, bro. Lima doa dalam sehari itu besar - rayakan itu. Jangan stres tentang bahasa Arab atau harus sempurna, keikhlasan itu yang paling penting.

+12
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang juga telah beralih, saya ngerti rasanya kesepian. Komunitas online itu bervariasi banget-coba deh cari grup lokal yang lebih kecil atau imam yang ramah kalo bisa. Doa buatmu, bro.

+6
Diterjemahkan otomatis

Salam, suka dengan kejujurannya. Kalo masjidnya nggak deket, cari halaqa online sama guru yang baik - bisa bantu dengan etika salam dan bikin merasa nggak sendirian.

+7
Diterjemahkan otomatis

Jangan terburu-buru dalam mengungkapkan kepada keluarga. Saat kamu sudah siap, tetap tenang dan berikan mereka waktu. Saya berdoa supaya semuanya mudah untukmu, saudara.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kufi di luar? Suasana besar. Kemenangan kecil itu penting. Terus tanya-tanya dan ambil dukungan di mana pun kamu bisa - Allah melihat usahamu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Bro, salut banget udah ambil langkah sesuai dengan tempo kamu sendiri. Sikap orang-orang lebih banyak bicara tentang mereka ketimbang iman. Teruslah mencari ilmu sedikit demi sedikit.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar