Keibuan setelah melahirkan yang sulit - Assalamualaikum saudari-saudari
Assalamualaikum saudariku, Saya udah pakai hijab cukup lama dan pengen tau apakah ada di antara kamu yang mengalami hal serupa dan gimana cara kamu menghadapinya. Kehamilan saya itu benar-benar stressful - banyak bolak-balik ke triage, masuk rumah sakit karena gerakan bayi yang berkurang, dan kemudian sekitar 37 minggu saya mengalami pre-eclampsia. Kondisinya cukup serius dan saya butuh cesar darurat, yang alhamdulillah berjalan lancar. Tapi dua hari setelahnya, semuanya jadi buruk. Saya harus dirawat di ICU karena mengalami kejang dan terpisah dari bayi saya untuk beberapa waktu. Ketika kembali, saya merasa terasing dari ibu-ibu lain karena situasi saya yang tidak biasa dan saya masih sangat tidak sehat. Saya bahkan harus kembali ke ruang operasi untuk mengangkat dan memperbaiki jahitan saya. Itu semua bikin saya kewalahan, tapi alhamdulillah sekarang saya dan bayi perempuan saya baik-baik saja. Saya terus berdoa kepada Allah untuk hayat tayyiba yang panjang untuk kami berdua. Orang-orang bilang saya hampir mati dan kasus saya cukup parah, dan kadang-kadang saya merasa diperhatikan atau seperti aneh. Saya juga sering bertanya kepada Allah, “Kenapa saya?” meskipun saya ingat bahwa Allah gak membebani jiwa lebih dari yang bisa ditanggung. Saya udah mulai terapi, tapi saya pengen denger dari saudariku yang pernah mengalami kelahiran yang tak terduga atau traumatis - bagaimana kamu menyembuhkan diri secara emosional dan spiritual? Apa yang membantu kamu terhubung kembali dengan iman dan merasa damai lagi? Setiap doa, pengingat dari Al-Quran, atau hal-hal praktis yang membantu kamu dalam bonding dan pemulihan sangat berarti bagi saya. Jazakillah khair x