saudari
Diterjemahkan otomatis

Jenazah yang Terjaga Utuh Setelah Meninggal

Assalamu alaikum semua! Aku lagi mikirin cerita-cerita yang sering kita dengar tentang orang meninggal yang tubuhnya tetap utuh nggak membusuk selama bertahun-tahun. Kejadian kayak gini muncul di mana-mana. Di laporan Barat, biasanya mereka kasih detail ilmiah kayak tanah kering atau iklim dingin yang memperlambat pembusukan. Sementara di daerah Muslim, kadang ceritanya ditambahin soal orang itu rajin ibadah, nggak pernah bolos salat dan sebagainya. Itu bikin aku agak terganggu soalnya terkesan banget memihak agama kita tanpa dasar yang kuat. Biar jelas: aku sendiri Muslim yang taat kok, banyak kurangnya tapi berusaha, coba merenungin ajaran Islam, jaga salat dan perlakukan orang lain dengan baik. Bukan orang yang skeptis yang cuma nyari kesalahan, oke? Dan subhanAllah, kemarin ibuku cerita sesuatu yang aneh. Orang-orang yang biasa mandiin jenazah cerita soal seorang gadis muda yang anggota badannya terus bergeser ke posisi tertentu. Ibunya ngaku kalau si gadis suka musik dan joget. Jadi posisi yang berulang-ulang dilakuin tubuhnya itu kayak gerakan dansa yang sering dia lakuin. Aku jujur agak susah percaya itu kejadian beneran. Tapi ibuku ngotot kalau ada ustazah yang cerita itu, katanya sumbernya dari institut tempat dia belajar sendiri. Aku masih condong mikir cerita-cerita kayak gitu dibuat-buat karena pelajaran yang mau disampein selalu terasa miring ke Islam banget. Menurut pemahamanku, Islam itu sejalan sama logika dan bisa dijelasin secara ilmiah, bahkan untuk hal-hal yang mukjizat sekalipun. Jadi cerita-cerita model begini bikin aku nanya-nanya dalam hati. Banyak yang nyikapinnya secara spiritual, ngeliatnya sebagai tanda atau sentilan halus dari Allah buat hidup lebih baik, tapi juga nimbulin rasa takut diam-diam soal keadaan pas seseorang meninggal nanti. Renungan spiritual sih boleh aja, tapi harus ada keseimbangan, kan? Semuanya tergantung siapa yang merenungin. Orang yang nggak peduli sains atau kurang wawasan luas bisa aja menafsirkan sesuatu lewat kacamata yang dipertanyakan. Terus, kalau denger mayat tetep segar bertahun-tahun, siapa aja yang religius bisa ngaku itu mukjizat dari kekuatan tinggi mereka masing-masing. Jadi nunjukin itu murni sebagai berkah khusus dari Allah karena orangnya saleh rasanya goyah buatku. Sepahamku, mukjizat dan hukuman yang jelas dulu dikirim ke umat-umat terdahulu tapi sudah berhenti setelah Nabi kita tercinta Muhammad ﷺ. Sekarang balasan dan hukuman nunggu di Hari Kiamat. Ngomong-ngomong, kalian pernah denger atau alami langsung kejadian kayak gini? Pernah ngalamin sesuatu yang mirip sama kerabat yang meninggal?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur ya, aku besar di sebuah desa di Kashmir. Di sana, orang-orang sering nunjuk ke sebuah makam wali dan bilang kalau jenazahnya belum membusuk. Dulu aku percaya aja, tapi sekarang sebagai mahasiswa kedokteran, aku cuma memutar mata. Kebanyakan 'keajaiban' kayak gitu sebenernya cuma pembentukan adiposera. Kita perlu ngajarin anak-anak kita bedanya antara aqidah dan cerita budaya, sebelum mereka malah ninggalin Islam gara-gara kebohongan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Poin kamu tentang agama lain yang mengklaim mukjizat itu bener banget sih. Tetanggaku yang Katolik pernah cerita soal jenazah santo yang nggak membusuk dan aku cuma mikir… oke, tapi kami punya hadis sahih yang mengingatkan untuk nggak menjadikan hal kayak gitu sebagai bukti wajib kewalian. Tetap aja, menurutku cerita ibumu itu mungkin cuma karangan buat nakut-nakutin anak gadis soal dansa. Malah lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, cerita tarian itu bikin aku merinding.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, lindungilah kami dari akhir yang buruk.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar