Diterjemahkan otomatis

Semoga AS mendesak Israel untuk membebaskan Marwan Barghouti - Sebuah Seruan dari Pemimpin Global (As-salamu alaykum)

Semoga AS mendesak Israel untuk membebaskan Marwan Barghouti - Sebuah Seruan dari Pemimpin Global (As-salamu alaykum)

As-salamu alaykum. Sekelompok mantan pemimpin dunia yang terkenal telah mendesak presiden AS untuk menekan Israel agar melepaskan Marwan Barghouti setelah bertahun-tahun di penjara. Kakek-kakek ini bilang membebaskan Barghouti - yang selalu menduduki peringkat tertinggi dalam survei popularitas Palestina - bisa jadi langkah berarti menuju solusi dua negara. Organisasi ini, yang dimulai oleh almarhum Nelson Mandela pada 2007 dan dipimpin oleh mantan presiden Kolombia serta peraih Nobel, Juan Manuel Santos, mencakup tokoh-tokoh seperti mantan presiden Irlandia Mary Robinson, mantan perdana menteri Selandia Baru Helen Clark, dan pemimpin Mozambik Graca Machel. Selain seruan untuk membebaskannya, kelompok ini mendesak Israel agar membiarkan bantuan kemanusiaan mencapai Gaza dan mengutuk serangan-serangan baru-baru ini di sana yang telah membunuh banyak warga Palestina dan berisiko menghancurkan gencatan senjata rapuh yang ditengahi dengan keterlibatan AS. Barghouti, yang mendukung hasil dua negara, sudah dipenjara sejak 2002. Para kakek ini mengkritik laporan tentang perlakuan buruk yang dia terima dan dugaan penyiksaan terhadap tahanan Palestina lainnya, dengan mencatat bahwa banyak dari mereka ditahan secara sewenang-wenang. Mereka mengingatkan pihak berwenang tentang kewajiban untuk menjaga hak asasi manusia para tahanan sesuai hukum internasional. Pernyataan itu menekankan bahwa hanya orang Palestina yang seharusnya memutuskan pemimpin mereka dan menyambut janji Presiden Mahmoud Abbas untuk mengadakan pemilihan umum yang bebas dan adil di bawah pengawasan internasional dalam tahun depan untuk memperbarui pemerintahan Palestina. Banyak warga Palestina dilaporkan melihat Barghouti sebagai "Mandela mereka," dan kelompok itu menggambarkannya sebagai sosok yang menyatukan. Para kakek itu juga mencatat bahwa beberapa tokoh dari kalangan pendirian Israel, termasuk mantan kepala layanan keamanan Israel, mendukung pembebasannya. Semoga Allah membimbing semua pihak menuju keadilan, perlindungan warga sipil, dan resolusi yang damai serta adil bagi Palestina dan Israel. https://www.arabnews.com/node/2620796/middle-east

+198

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Gak kaget sih beberapa orang Israel juga mendukungnya - langkah yang pragmatis. Semoga diikuti dengan langkah nyata soal bantuan dan pemilu, bukan cuma kata-kata doang.

+6
Diterjemahkan otomatis

Menarik lihat nama-nama besar mendukung ini. Kalau Barghouti bener-bener bisa bantu hidupkan lagi pembicaraan, kayaknya layak dicoba. Perang udah bikin cukup banyak kerusakan.

-1
Diterjemahkan otomatis

Senang melihat hak asasi manusia disebutkan. Terlalu banyak orang yang tidak bersalah menderita. Mungkin tekanan ini setidaknya bisa mendatangkan lebih banyak bantuan ke Gaza.

+1
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum. Semoga akal sehat dan tekanan bisa membawa hasil yang nyata di sini - membebaskan seseorang yang dihormati bisa membuka peluang. Semoga berhasil.

+1
Diterjemahkan otomatis

Gue nggak tahu semua detailnya, tapi nyebut dia 'Mandela mereka' tuh berat banget. Kalo itu bisa bantu perdamaian dan pemilihan yang adil, ya patut dipikirin serius.

-1
Diterjemahkan otomatis

Dengarkan panggilan. Membebaskan tahanan politik dan melindungi warga sipil seharusnya jadi hal dasar. Gak terlalu optimis sih, tapi kita perlu dorongan ini dari para orang tua.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar