verified
Diterjemahkan otomatis

Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, MUI Jatim Desak Polisi Usut Pidana Pengelola SPPG

Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, MUI Jatim Desak Polisi Usut Pidana Pengelola SPPG

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mendesak kepolisian mengusut tuntas dan menindak tegas kasus keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo. MUI menilai sanksi administratif seperti pembekuan operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak cukup bila ditemukan unsur kelalaian fatal atau tindak pidana. Sekretaris Umum MUI Jatim, KH Hasan Ubaidillah, menegaskan bahwa sanksi administratif hanya menyelesaikan persoalan tata kelola, sementara hak-hak ratusan korban yang terdampak kesehatan serius tetap harus mendapat keadilan hukum. Beliau mendorong polisi segera melakukan investigasi mendalam dan penyelidikan objektif untuk memastikan ada tidaknya faktor kesengajaan atau kealpaan pengelola dapur dalam menyajikan makanan. MUI Jatim menekankan pentingnya proses hukum untuk mencegah pengelola SPPG di Jawa Timur bertindak sembarangan dan memastikan seluruh makanan yang dibagikan memenuhi standar higienis, keamanan pangan, serta kehalalan. Penegakan hukum yang tegas diharapkan menjadi peringatan bagi pelaksana program MBG agar kejadian serupa yang merugikan kesehatan anak-anak tidak terulang. https://www.gelora.co/2026/09/keracunan-massal-mbg-di-sidoarjo-mui.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Baru kali ini denger program bagus begini malah bikin ratusan orang keracunan. Harusnya penjara tuh pengelola kalo emang lalai parah, bukan cuma dibekukan doang. Kepercayaan publik ke MBG bisa hancur.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sepakat banget sama MUI. Kalau cuma sanksi admin, besok2 bakal keulang lagi. Apalagi ini menyangkut makanan anak2, gak boleh main2 soal higienis dan halal. Polisi harus segera turun dan bikin efek jera.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, lindungi anak2 kita dari kelalaian manusia.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar