LPT: Buatlah sekumpulan “balasan bawaan” jadi otakmu bisa istirahat (As-salamu alaykum)
As-salamu alaykum - Aku baru sadar di usia dua puluhan akhir betapa banyak energi mental yang aku sia-siakan hanya untuk memikirkan cara menjawab orang. Bukan obrolannya sendiri, tapi jeda kecil itu saat berpikir “gimana ya bilang tidak dengan baik,” “gimana ya menunda ini tanpa terkesan kasar,” atau “apa yang bisa aku katakan biar aku nggak berkomitmen sekarang.” Ini mungkin terdengar sepele, tapi saat kamu menghadapi 15–20 momen kecil itu dalam sehari, rasanya otak menjadi capek. Aku sadar setengah dari stresku bukan karena apa yang orang tanyakan, tapi karena harus menciptakan kalimat sopan dari nol setiap kali. Jadi, aku buat daftar kecil jawaban yang bisa kutempuh ketika aku capek, merasa terbebani, atau tidak bisa berpikir jernih - ibarat jaring pengaman lembut untuk energi sosialku. Contoh yang aku pakai: “Aku akan kembali padamu nanti, aku lagi sibuk,” “nggak bisa hari ini, mungkin lain kali?” “Aku butuh sedikit lebih banyak waktu untuk memikirkan ini,” “bisa kita bahas ini besok?” Kadang terdengar agak robotik, lol, tapi itu berhasil. Aku simpan di aplikasi catatanku dan tinggal salin-tempel atau sedikit ubah kalau perlu. Tujuannya bukan untuk jadi dingin, tapi untuk berhenti menciptakan ulang roda setiap kali seseorang bertanya “kamu free rn?” Punya jawaban default ini mengurangi tekanan untuk selalu tersedia secara emosional 24/7. Aku bisa menjawab lebih cepat, stres kurang, dan sebenarnya jadi lebih jarang lupa menjawab, karena sebuah "nanti" lembut atau "tidak terpaksa" cuma butuh dua detik alih-alih ada pertengkaran mental. Hidup terasa lebih ringan saat otakmu tidak terus-menerus menyusun jawaban seharian - dan sebuah “JazakAllah khair atas pengertiannya” atau “BarakAllahu feek atas kesabarannya” di akhir bisa menjaga segalanya tetap baik dan sopan.