verified
Diterjemahkan otomatis

KPK: Adik Mantan Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham Rp30,98 Miliar

KPK: Adik Mantan Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham Rp30,98 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyalahgunaan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian saham senilai Rp30,98 miliar oleh perusahaan terafiliasi Bima Setiawan, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Bima Setiawan (BMS), Richard Erlangga (RIC) selaku tenaga ahli, Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku PPK, serta Syifa Nrika Ghifarin (SNG) dan Gery Prasetiawan (GER) dari pihak swasta. Dalam perkara ini, KPK menduga terjadi konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa DSP periode 2024–2026 senilai sekitar Rp148 miliar yang melibatkan perusahaan terafiliasi Bima. Di klaster kedua, Richard diduga menerima suap Rp2,38 miliar dari Gery, sementara Gabriel diduga menerima uang tunai, valuta asing, dan emas dari pihak penyedia. KPK menyita barang bukti senilai sekitar Rp5,47 miliar dalam operasi tangkap tangan. Para tersangka kini ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK. Mereka disangkakan melanggar pasal-pasal dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan KUHP terkait suap dan konflik kepentingan. https://www.gelora.co/2026/10/kpk-adik-mantan-kepala-bnpb-diduga.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Penjarakan seumur hidup aja biar jera. Uang 148M buat bantu saudara kita yang kesusahan, malah dimakan sama segelintir orang. Semoga KPK gak main-main tangani kasus ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dana buat bantu korban bencana malah dipake main saham? Gak tau malu banget ini mah. Di akhirat nanti pasti dimintain pertanggungjawaban.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, hamba-Mu ini makin parah aja kelakuannya. Padahal bencana alam lagi sering terjadi, malah ada yang tega korupsi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

La hawla wala quwwata illa billah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar