Kosovo dan Arab Saudi: Berharap untuk Era Baru Kerja Sama Teknologi - Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum - Kosovo dan Arab Saudi bisa memperkuat hubungan hangat yang sudah ada dengan bekerja sama dalam teknologi dan inovasi, kata Presiden Vjosa Osmani saat kunjungannya ke Riyadh untuk Inisiatif Investasi Masa Depan. Dia menggambarkan pertemuan itu sebagai kesempatan baik untuk membuka bab baru kerjasama antara kedua negara.
Osmani mencatat bahwa Kosovo sangat menghargai hubungan dengan Kerajaan, menyebut Arab Saudi sebagai salah satu pemimpin dunia dalam pengembangan teknologi dan AI. Dia mengingatkan pendengar bahwa Arab Saudi adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Kosovo pada tahun 2008, dan dukungan itu tetap berarti bagi Pristina. Sejarah ini membuat Kosovo optimis bahwa kunjungan ini akan memperdalam hubungan bisnis, menarik investasi, dan mendorong pertukaran pengetahuan.
Kosovo, sebuah negara muda dengan populasi yang melek teknologi, telah meluncurkan “Digital Agenda Kosovo 2030” untuk membangun masyarakat gigabit dengan 5G, e-governance, dan AI. Osmani mengatakan bahwa bermitra dengan Arab Saudi - yang sedang memperluas rencana digital dan AI-nya di bawah Visi 2030 - bisa menjadi transformatif untuk kedua belah pihak. Dia percaya daya saing IT yang kuat dan tenaga kerja muda Kosovo membuatnya menjadi tempat yang menarik untuk investasi langsung asing dalam teknologi.
Soal iman dan hubungan antar manusia, Osmani mengucapkan terima kasih kepada Arab Saudi atas dukungannya terhadap komunitas Muslim Kosovo. Dia mengatakan sekitar 1.500 orang Kosovo menjalankan Haji setiap tahun dan memuji kerjasama antara kepemimpinan Islam Kosovo dan otoritas Haji Saudi. Dia berharap dukungan semacam itu bisa tumbuh di masa depan.
Osmani juga berbicara tentang peran Kerajaan yang semakin tumbuh dalam mediasi dan upaya perdamaian di seluruh dunia, serta penghargaan Kosovo atas inisiatif yang mempromosikan stabilitas. Dia merenungkan masa lalu Kosovo yang menyakitkan dan menekankan betapa berharganya perdamaian bagi generasi mendatang.
Di luar politik dan investasi, dia menekankan pentingnya membangun koneksi yang lebih kuat antara rakyat kedua negara - melalui pendidikan, pertukaran budaya, dan program pemuda. Osmani mendorong pemuda Kosovo untuk mengunjungi Arab Saudi dan mengundang pemuda Saudi untuk mengunjungi Kosovo, mengatakan bahwa kontak langsung dan pengalaman bersama adalah apa yang benar-benar membangun hubungan yang langgeng.
Dia menutup dengan mengulurkan undangan terbuka kepada pemimpin Saudi untuk mengunjungi Kosovo, sehingga orang-orang Kosovo dapat secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan atas dukungannya, dan dengan menekankan bahwa investasi dalam pemuda sangat penting untuk menjaga hubungan tetap hidup dan ke depan. Semoga ikatan ini tumbuh untuk kepentingan kedua rakyat dan demi perdamaian serta kemakmuran.
https://www.arabnews.com/node/