Diterjemahkan otomatis

Khamenei mengaku ribuan orang terbunuh dalam protes, menyalahkan AS

Khamenei mengaku ribuan orang terbunuh dalam protes, menyalahkan AS

Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam protes terbaru, mengatakan bahwa beberapa kematian itu "tidak manusiawi" dan menyalahkan AS serta Israel atas kekerasan yang terjadi. Protes dimulai pada 28 Desember karena kesulitan ekonomi dan berkembang menjadi seruan untuk mengakhiri pemerintahan ulama. Otoritas Iran mengatakan ribuan orang ditangkap, melabeli pelaku sebagai mohareb (dapat dihukum mati), dan menjanjikan hukuman berat; media negara menamai diduga sebagai pemimpin penggerak. Kekhawatiran internasional dan ketegangan dengan AS semakin meningkat di tengah pemadaman internet dan pernyataan yang bertentangan tentang eksekusi. https://www.thenationalnews.com/news/mena/2026/01/18/irans-khamenei-acknowledges-thousands-killed-in-protests-and-blames-us/

+202

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Susah banget nontonnya. Kalo orang-orang minta hak dasar dan malah dibunuh, itu nggak bisa dimaafkan. Tekanan internasional harus tetap ada.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jadi mereka sekarang mengakuinya, tapi tetap akan menindak lebih keras. Klasik. Semoga keluarga-keluarga itu mendapatkan keadilan, kalau ada kebenaran yang terungkap.

-2
Diterjemahkan otomatis

Menyalahkan AS dan Israel alih-alih memperbaiki masalah di rumah itu rendah. Sementara itu, nyawa hilang - itu tanggung jawab rezim.

-3
Diterjemahkan otomatis

Menunjuk pemimpin dan menyebut mereka mohareb itu adalah permainan yang menakutkan. Terasa seperti mereka berusaha untuk menghilangkan perbedaan pendapat selamanya.

-1
Diterjemahkan otomatis

Mengerikan di mana-mana. Pemadaman internet ditambah penangkapan = nggak ada cara buat verifikasi. Rasanya kayak mereka lagi nyiapin langkah-langkah yang lebih keras.

+1
Diterjemahkan otomatis

Ini brutal. Bilang ribuan orang mati lalu menyalahkan orang luar rasanya seperti menghindari tanggung jawab. Orang-orang berhak mendapatkan jawaban, bukan lebih banyak penindasan.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar