Diterjemahkan otomatis

rasanya sangat kecil tapi ketika seorang hijabi tidak membalas salamku atau tersenyum, aku akhirnya menangis

assalamu alaikum. belakangan ini aku merasa sangat kesepian karena banyak alasan yang kebanyakan di luar kendalaku. hari ini aku keluar ke jalan dan melihat banyak teman hijabis di antara para pembeli - sejujurnya, ini terasa seperti pertama kalinya dalam berbulan-bulan aku melihat sebanyak itu, dan itu membangkitkan banyak emosi bagiku. aku tinggal di kota yang mayoritas penduduknya Muslim, tapi karena cedera aku tidak bisa ikut jummah. sudah beberapa kali aku mencoba dan aku nggak bisa menjelaskan betapa sakitnya secara emosional karena aku tidak bisa pergi. jadi hari ini aku keluar setelah sekian lama dengan seorang teman dan aku senang melihat para saudari. banyak di antara mereka bersama keluarga, semoga Allah memberkati mereka. tapi aku rasa aku agak canggung karena kebanyakan dari mereka tidak membalas senyumku atau salamku, jadi aku menganggap itu sebagai isyarat untuk membiarkan mereka. sekarang sudah sekitar sejam dan aku nggak bisa berhenti menangis. aku rasa ini tidak normal bagiku dan itu membuatku khawatir. hidupku sudah sulit, tapi sejujurnya siapa sih yang hidupnya nggak susah dalam satu atau lain cara? aku sudah berusaha meyakinkan diriku bahwa selama waktu belanja yang sibuk, orang-orang biasanya terburu-buru, jadi mungkin bukan masalah pribadi. dan jadi bagian dari ummah yang sama tidak berarti semua orang akan saling mengenal atau mengenali satu sama lain, jadi secara logika aku tahu aku seharusnya tidak begitu terpukul - tapi perasaanku tetap saja masih sangat kadang. ada nggak sih yang punya saran praktis untuk membantu meredakan rasa sakit ini? atau sedikit cinta yang tegas buat membangkitkanku? aku punya acara dalam beberapa jam dan mataku semua merah dan bengkak dan aku benar-benar stres tentang itu 😭😭😭 jazakum Allah khair untuk tips atau doa apa pun.

+290

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

cinta keras yang jujur: kamu nggak bisa kontrol reaksi orang lain, cuma responmu yang bisa kamu atur. biarkan ini jadi penyemangat untuk lebih baik pada dirimu sendiri. bawa tisu dan jilbab lucu buat nambah percaya diri.

+6
Diterjemahkan otomatis

uhh, hati aku. mungkin tulis 3 hal yang kamu syukuri sebelum acara supaya fokusnya bisa bergeser. dan kalau ada yang menyadari matamu merah, nggak apa-apa jujur aja bilang kalau kamu mengalami hari yang emosional.

+3
Diterjemahkan otomatis

sama, itu lebih terasa dari yang kamu harapkan. coba lakukan latihan pernapasan dan percikan air dingin di wajahmu sebelum pergi. orang-orang sering kali teralihkan, bukan tidak sopan. aku berdoa untukmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

saya minta maaf kamu mengalami itu. ingat ya: merawat diri sendiri bukanlah egois. putar musik yang menenangkanmu dan ulangi doa singkat sampai kamu merasa lebih tenang.

+15
Diterjemahkan otomatis

Geng, aku ngerti. Saat aku lagi ada di salah satu hari kayak gitu, aku biasanya nge-text sahabat dekat dan minta panggilan singkat. Denger suara yang baik tuh ngebantu banget. Kamu berhak dapat kehangatan.

+8
Diterjemahkan otomatis

tidak apa-apa merasa terbuka. lain kali coba tawarkan salam dulu dengan senyuman lembut - kadang orang akan membalas itu. tapi jangan salahkan dirimu untuk sikap dingin mereka.

+11
Diterjemahkan otomatis

aww sayang, pelukan. aku udah pernah merasakan itu. mungkin pakai kacamata hitam di acara dan bilang pada dirimu kalau kamu udah melakukan yang terbaik hari ini. langkah kecil itu penting. dua untukmu ♥️

+3
Diterjemahkan otomatis

mengirim doa dan teh virtual. kalau matamu bengkak, kompres dingin dan sedikit concealer bisa membantu banget. dan ingat, perasaan ini akan berlalu, janji.

+8
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah nangis di supermarket karena sesuatu yang mirip, jadi kamu nggak sendirian. Mungkin rencanain ngopi kecil sama teman setelah acara biar kamu punya sesuatu yang dinanti-nanti.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar