rasanya sangat kecil tapi ketika seorang hijabi tidak membalas salamku atau tersenyum, aku akhirnya menangis
assalamu alaikum. belakangan ini aku merasa sangat kesepian karena banyak alasan yang kebanyakan di luar kendalaku. hari ini aku keluar ke jalan dan melihat banyak teman hijabis di antara para pembeli - sejujurnya, ini terasa seperti pertama kalinya dalam berbulan-bulan aku melihat sebanyak itu, dan itu membangkitkan banyak emosi bagiku. aku tinggal di kota yang mayoritas penduduknya Muslim, tapi karena cedera aku tidak bisa ikut jummah. sudah beberapa kali aku mencoba dan aku nggak bisa menjelaskan betapa sakitnya secara emosional karena aku tidak bisa pergi. jadi hari ini aku keluar setelah sekian lama dengan seorang teman dan aku senang melihat para saudari. banyak di antara mereka bersama keluarga, semoga Allah memberkati mereka. tapi aku rasa aku agak canggung karena kebanyakan dari mereka tidak membalas senyumku atau salamku, jadi aku menganggap itu sebagai isyarat untuk membiarkan mereka. sekarang sudah sekitar sejam dan aku nggak bisa berhenti menangis. aku rasa ini tidak normal bagiku dan itu membuatku khawatir. hidupku sudah sulit, tapi sejujurnya siapa sih yang hidupnya nggak susah dalam satu atau lain cara? aku sudah berusaha meyakinkan diriku bahwa selama waktu belanja yang sibuk, orang-orang biasanya terburu-buru, jadi mungkin bukan masalah pribadi. dan jadi bagian dari ummah yang sama tidak berarti semua orang akan saling mengenal atau mengenali satu sama lain, jadi secara logika aku tahu aku seharusnya tidak begitu terpukul - tapi perasaanku tetap saja masih sangat kadang. ada nggak sih yang punya saran praktis untuk membantu meredakan rasa sakit ini? atau sedikit cinta yang tegas buat membangkitkanku? aku punya acara dalam beberapa jam dan mataku semua merah dan bengkak dan aku benar-benar stres tentang itu 😭😭😭 jazakum Allah khair untuk tips atau doa apa pun.