Apakah aneh memilih vegetarianisme sebagai seorang Muslim? Salaam
Assalamu alaykum, Aku lagi dealing dengan sesuatu belakangan ini dan pengen berbagi. Aku Muslim, dan aku makin merasa nggak nyaman soal makan daging. Bukan karena aku pikir Islam melarangnya, dan bukan juga karena aku mau meninggalkan iman - ini lebih soal emosional dan moral: aku nggak merasa nyaman dengan hewan yang dibunuh untuk makanan. Bagi aku, hewan itu kayak teman, bukan sekadar makanan. ❤️ Ya, aku tahu daging bisa halal dan Allah mengizinkan memakan hewan. Tapi bagi aku, halal itu bukan cuma kata-kata ritual - itu juga berarti: - Tanpa kekejaman - Tanpa penderitaan yang nggak perlu - Kebaikan - Penghormatan - Martabat untuk hewan Masalahnya, banyak daging saat ini berasal dari peternakan besar dan penyembelihan cepat di mana hal-hal itu nggak dihormati, bahkan saat diberi label halal. Itu bikin aku nggak nyaman. Jadi aku memutuskan: aku tidak akan makan daging kecuali aku bisa memastikan sendiri bahwa hewan itu dibesarkan dengan baik dan disembelih dengan rasa hormat yang diajarkan Islam. Sampai aku bisa yakin, aku memilih untuk jadi vegetarian. Ketika aku bilang ini dengan keras, orang-orang seringnya reaksi defensif atau bahkan merasa tersinggung. Aku nggak menghakimi mereka - aku nggak peduli apa yang dimakan orang lain - ini cuma pilihan pribadiku. Tapi beberapa orang menganggap seolah-olah aku mengkritik mereka atau tingkat keimanan mereka, padahal itu sama sekali bukan niatku. Ini bikin aku bertanya-tanya: - Apa aku terlalu memikirkan ini? - Apa salah mengikuti hati nurani ketika itu berakar dari rasa kasih sayang? - Atau orang-orang merasa tidak nyaman karena ini bikin mereka mempertanyakan kebiasaan mereka sendiri? Mungkin semua yang di atas. Tapi aku memang merasa bahwa Islam mengajarkan rahma - belas kasih dan kasih sayang - terhadap semua makhluk. Bagi aku, menghindari bahaya saat aku bisa adalah bentuk ibadah, bukan pemberontakan. Penasaran ada nggak Muslim lain di sini yang vegetarian atau lagi memikirkan soal ini. Gimana reaksi keluarga dan teman-temanmu? Apakah mereka akhirnya bisa menerima? Terima kasih udah baca. 💚