Apakah merasa ingin bunuh diri dianggap sebagai dosa?
Assalamu alaikum. Belakangan ini saya mengalami cobaan terberat dalam hidup saya selama 2.5 bulan terakhir. Semasa kecil saya mengalami pengabaian dan penyalahgunaan dari keluarga saya, dan setelah ayah saya meninggal ketika saya berusia 13 tahun, keadaan di rumah hanya semakin buruk. Saya terus melanjutkan, belajar tentang Islam sekitar usia 18–19, dan Alhamdulillah saya mengenakan hijab tahun lalu dan kembali menjalankan sholat. Dua setengah bulan lalu, kakak-kakak saya mengatur untuk membawa saya ke negara Afrika Utara tanpa persetujuan saya. Mereka mengambil dokumen saya dan saya sudah dirawat di rumah sakit karena penyalahgunaan fisik dan psikologis. Suatu ketika saya benar-benar takut saudara laki-laki saya akan membunuh saya, dan seorang kerabat laki-laki lah yang turun tangan dan menyelamatkan saya. Saudara saya juga memiliki catatan kriminal dan riwayat penyalahgunaan zat. Sekarang saya terjebak di dalam sebuah kamar hanya dengan sebuah koper dan kasur tempat saya tidur. Sudah 70 hari. Saya tetap menjalankan sholat wajib, berusaha bangun untuk qiyam al-layl dan tahajjud, dan berdoa kapan pun saya bisa - hal-hal itu memberi saya kenyamanan. Meski begitu, saya sering berpikir tentang mati. Saya tidak berniat untuk mengakhiri hidup saya sendiri - saya percaya dunia ini adalah ujian - tapi saya terus meminta Allah untuk mengambil hidup saya saat Dia puas dengan saya. Apakah meminta Allah seperti itu adalah sebuah dosa? Dan apakah salah untuk memberi tahu orang lain bahwa saya merasa ingin bunuh diri? JazakAllah khair telah membaca, dan saya minta maaf jika pesan ini membuat Anda merasa tidak nyaman.