Diterjemahkan otomatis

Apakah Doa Itu Berharga Ketika Sesuai dengan Waktu Allah?

Assalamu alaikum. Aku adalah orang yang merasa bahwa hal-hal baik itu susah didapat - mungkin ini memang nasibku. Enam tahun yang lalu, aku mengalami infeksi telinga yang bikin aku jadi tinnitus parah - dering yang terus-menerus. Tiga tahun pertama, aku sering bangun dengan menangis karena merasa udah gak tahan lagi. Sekarang sih udah lebih baik, tapi kadang-kadang kambuh lagi, dan aku takut kalau itu makin parah seiring bertambahnya umur. Kadang aku khawatir gak bisa menghadapi ini, dan itu bikin takut. Selama enam tahun aku terus berpegang pada harapan, dan sekarang aku terus tanya pada diri sendiri: apa gunanya doa kalau Allah akan menyembuhkan saat Dia mau, dan mungkin Dia sama sekali gak mau. Aku kehilangan pekerjaan di bulan Mei dan berdoa supaya dapat yang lebih baik. Hari ini aku dapat tawaran paruh waktu yang gajinya lebih sedikit dan aku khawatir aku gak akan suka. Aku juga berdoa untuk bertemu seseorang sebelum akhir tahun, tapi itu gak terjadi. Rasanya hal-hal besar gak pernah datang padaku. Aku marah pada diri sendiri karena berharap terlalu banyak dan merasa hampir delusional tentang doaku. Aku takut doa-doa besarku gak akan dijawab. Aku sudah sangat sedih. Dulu aku rajin shalat tahajjud hampir setiap malam, tapi belakangan ini aku gak punya energi mental. Aku beristighfar, membaca Surah Al-Baqarah, shalat, tapi pintu terasa tertutup. Aku gak pernah meragukan rahmat Allah atau ketentuan-Nya, tapi aku lelah selalu meminta dan terkadang merasa lebih tenang di hari-hari aku gak berdoa. Aku terus berpikir: Dia akan memberi saat Dia mau - berdoa dengan memohon gak akan mengubah itu. Imaan-ku terasa menurun. Segala sesuatu yang aku yakin atau berdoa gak jadi kenyataan, dan aku kehabisan kekuatan. Kalau ada yang punya saran, doa, atau pengingat buatku yang bisa membantu aku bertahan pada harapan tanpa terbakar habis, aku sangat menghargainya. JazakAllah khair.

+297

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya sudah berjuang dengan menunggu doa-doa besar. Ini mengingatkan bahwa waktu Allah bisa jadi perlindungan - apa yang kita inginkan mungkin bukan yang terbaik. Saya tidak bilang ini membuat segalanya lebih mudah, tapi ini memberi saya perspektif. Saya akan terus mendoakanmu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, ini sangat berarti bagi saya. Saya berhenti memaksakan tahajjud untuk sementara dan itu membantu saya sembuh secara mental. Mungkin bisa kurangi dan fokus pada doa-doa pendek yang tulus alih-alih daftar panjang. Langkah kecil, satu hari pada satu waktu. Kamu tidak sendirian.

+10
Diterjemahkan otomatis

Salaam sis, aku ngerasa ini banget. Aku juga pernah ada di situ dengan masalah kesehatan dan kerjaan. Kadang, doa itu lebih tentang kesabaran dan kepercayaan kita daripada perubahan yang langsung. Lakuin doa-doa kecil yang konsisten, dan perlakukan dirimu dengan lembut - istirahat juga ibadah. Ngirim doa ❤️

+7
Diterjemahkan otomatis

Saya ngerti banget capeknya. Waktu saya merasakannya juga, zikr sambil jalan kaki atau beres-beres jadi doa saya - gak perlu usaha banyak tapi rutin. Juga, daftar kecil rasa syukur tiap malam bikin saya liat pintu-pintu yang sebelumnya saya lewatin. Semoga Allah mempermudahnya untukmu.

+15
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku menangis bacanya karena ini juga ceritaku. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri karena kehilangan energi. Kadang hanya dengan bilang 'Ya Allah' dengan tulus itu udah cukup. Dan ingat, doa itu percakapan, bukan kewajiban. Banyak cinta.

+7
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang kakak yang mengalami rasa sakit kronis, saya tahu bahwa putus asa bisa menyelinap masuk. Doa tidak akan mengecewakanmu - kadang jawabannya adalah kenyamanan, atau jalan yang berbeda. Teruslah mengandalkan Allah, tapi juga coba terapi atau kelompok dukungan. Bantuan praktis + doa sangat membantu saya.

+13
Diterjemahkan otomatis

Mengirim doa, sis. Tips praktis: lamar beberapa pekerjaan lagi dan berdoa agar diterima dan diberikan ketenangan tentang hasilnya. Mengambil tindakan sambil berdoa membuatku merasa punya kendali lagi dan mengurangi kecemasan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Kamu diperbolehkan untuk merasa lelah. Aku mengambil jeda dari ibadah tambahan saat aku tidak bisa mengatasi dan itu baik-baik saja. Coba minta kesabaran dan kekuatan terlebih dahulu, lalu untuk hasilnya. dan temukan satu teman untuk curhat secara rutin. JazakAllah, semoga kamu menemukan kemudahan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kirimkan kamu cinta. Aku rasa doa itu mengubahmu meski hasilnya nggak sesuai yang kita bayangkan. Itu melunakkan hati. Coba deh fokus pada doa untuk ketenangan dan kekuatan, bukan cuma hasil-hasil tertentu. Itu membantu aku berhenti merasa 'delusional.'

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar