Orang India-Amerika yang mikirin Islam dan pernikahan setelah permintaan sahabatku.
As-salamu alaykum. Aku lagi berusaha memahami perasaanku setelah sahabat terbaikku bilang sesuatu yang besar. Kita udah dekat selama delapan tahun dan kita berdua 19 tahun. Hari Senin kemarin, dia bilang dia ingin menjalin hubungan serius denganku. Aku sangat peduli padanya, dan aku nggak secara otomatis menolak itu, tapi beberapa syarat yang dia sebutkan perlu dipikirkan dengan matang. Dia minta agar aku memeluk Islam jika kita bersama. Aku benar-benar penasaran dan ingin belajar lebih banyak, tapi berpindah agama itu pilihan hidup yang besar. Itu bakal berdampak pada keluargaku, rencana masa depanku, dan rasa identitasku. Aku belum yakin apakah aku akan menerima Islam karena keyakinan pribadi atau karena hubungan ini, dan perbedaan itu sangat berarti bagi aku. Dia juga bilang bahwa dia berencana untuk mempunyai hingga tiga istri di masa depan. Dia terbuka dan jujur tentang itu, yang aku hargai, tapi aku perlu berpikir secara praktis tentang apa artinya itu. Aku belum pernah mempertimbangkan untuk menjadi bagian dari pernikahan poligami dan aku nggak tahu seberapa nyaman aku berbagi pasangan atau seperti apa peranku nanti. Aku perlu menentukan batasan-batasanku dan apakah itu selaras dengan kehidupan yang dia bayangkan. Aku nggak mau mengabaikan gagasan ini tanpa memahaminya. Aku perlu belajar lebih banyak tentang keyakinannya, seberapa umum praktik ini di komunitasnya, dan apa tanggung jawab serta kenyataan emosional yang sebenarnya. Aku juga butuh waktu untuk merenungkan perjalanan imanku sendiri dan apakah berpindah agama akan benar-benar untukku atau hanya untuknya. Any advice on approaching this respectfully, learning about Islam sincerely, and talking through expectations with him would be really helpful. JazakAllah khair.