Saya mempraktikkan Islam - Jadi kenapa saya masih merasa canggung?
Assalamu alaykum - Aku udah berdoa, berusaha buat lebih religius, tapi kenapa aku nggak ngerasa damai? Kenapa Islam nggak bikin aku bahagia seperti yang aku harapkan? Realitanya sederhana: Islam itu lengkap dan sempurna. Kalau praktikmu nggak membawakan ketenangan, itu sering kali berarti ada yang salah dengan cara kamu beribadah. Mungkin kita bikin Islam cuma soal mencentang kotak, mengikuti aturan tanpa ngerti kenapa aturan itu ada. Mungkin kita melakukan tindakan secara lahiriah sementara dalam hati kita ada rasa dendam atau ketidaksabaran. Mungkin kita berharap mendadak merasakan ketenangan dan nggak kasih waktu bagi hati kita buat menyesuaikan diri. Atau mungkin kita nyampur kebiasaan budaya, tekanan dari keluarga, atau agama yang didorong rasa bersalah dengan iman yang sebenarnya, terus nyalahkan Islam atas beban yang kita rasakan. Ingat, Islam nggak pernah janji hidup tanpa kesulitan. Allah nggak bilang, “Ikuti Aku dan kamu nggak akan punya masalah.” Dia janji bimbingan, tujuan, dan kedamaian di tengah cobaan, bukan menghapus cobaan. Ujian pasti akan datang. Rasa sakit pasti akan datang. Kesulitan nggak akan menghilang. Tapi hati seorang mukmin bisa menjadi lebih tenang dan stabil karena mereka percaya pada siapa yang membawa mereka melaluinya. Kembali ke dasar. Perlahan saja. Belajar langkah demi langkah. Bangun hubunganmu dengan Allah dengan tulus, bukan karena rasa bersalah atau tekanan. Ketika kamu melakukannya, kamu akan menemukan bahwa Islam nggak selalu bikin hidup jadi mudah - tapi menjadikan hidup lebih berarti. Itu nggak akan menghapus setiap kesulitan, tapi mengubah hatimu sehingga kesulitan itu nggak membuatmu hancur. Semakin kamu benar-benar mengenal Allah, semakin damai jadi keadaan alami kamu.