Saya ingin percaya pada Islam, tapi saya nggak bisa menemukan iman di dalam diri saya.
Assalamu alaikum. Aku hampir nggak bisa nahan diri secara mental, dan belakangan ini keraguanku bikin aku terjun ke dalam keputusasaan yang dalam. Pikiranku tentang kemungkinan nggak ada apa-apa setelah mati-nggak ada keadilan, nggak ada penilaian, nggak ada konsekuensi-itu bikin aku ketakutan. Aku nggak bisa menerima agama lain secara logis, dan Islam terasa yang paling mendekati apa yang masuk akal, tapi ada hal-hal yang menarikku menjauh dan aku nggak tahu gimana cara memahaminya semua. Perjuanganku yang paling besar adalah dengan hal yang tak terlihat. Aku terus bilang ke diri sendiri kalau aku percaya, tapi di dalam hatiku aku merasa sedang berbohong. Aku nggak bisa membayangkan surga atau neraka dengan cara yang meyakinkan. Di atas itu semua, aku juga nggak merasakan alasan atau keyakinan dalam diri untuk percaya. Bukan berarti aku milih kepercayaan karena nyaman; aku cuma nggak nemu bukti yang meyakinkan dalam hidupku. Aku nggak terlalu pintar di sekolah, dan aku nggak bisa cuma terima sesuatu karena seseorang bilang begitu. Aku juga punya masalah kepercayaan sama orang, yang itu masalahku sendiri dan aku nggak mau bahas di sini. Aku pengen baca Al-Qur'an dengan baik, tapi aku hampir nggak punya waktu. Dari sejak aku bangun sampai jatuh pingsan, aku kerja, dan aku bahkan nggak bisa sisihkan sepuluh menit sehari untuk duduk dan baca. Aku ketakutan pergi ke neraka dan sama takutnya dengan kemungkinan nggak ada apa-apa setelah mati. Aku tahu percaya cuma karena takut, kayak taruhan Pascal, itu nggak ideal dalam Islam, tapi itu satu-satunya yang bikin aku tetap bertahan. Mengetahui itu adalah dasar yang lemah bikin aku merasa lebih tersesat. Maaf untuk curhat yang panjang ini. Aku coba menunda diri dari melakukan sesuatu yang drastis dan harap mungkin ada yang bisa kasih nasihat lembut atau tunjukin aku langkah-langkah kecil yang praktis untuk reconnect dengan iman.