Saya tidak butuh lebih banyak disiplin - saya perlu menghilangkan satu kebiasaan. Hidup saya pun berubah.
As-salamu alaykum. Aku udah terjebak dalam lingkaran ini selama bertahun-tahun, selalu nyalahin semuanya karena kurang disiplin, mikir setiap cacat itu karena kurang usaha. Aku bahkan mulai percaya ada yang salah sama diriku.\n\nAku bangun dengan rasa lelah, berjuang sepanjang hari, merasa bersalah di malam hari, dan mengulanginya seperti rutinitas yang rusak. Aku terus bilang ke diri sendiri kalo aku bisa memaksa diri sedikit lebih keras, semuanya bakal teratasi. Melihat kembali, rasanya memalukan berapa lama aku pegang kepercayaan itu - masalah sebenarnya bukan disiplin. Itu cuma satu kebiasaan kecil yang secara diam-diam menghancurkan energiku, tidurku, dan suasana hatiku.\n\nBagiku, itu adalah scroll di ponsel larut malam. Kebohongan yang tampaknya tidak berbahaya “aku cuma cek ini sebentar” yang berubah jadi dua jam sebelum aku sadar. Aku pikir itu nggak masalah karena semua orang juga gitu, kan? Tapi aku bangun merasa kayak nggak tidur, tetap merasa kesal sama diri sendiri sepanjang hari karena nggak produktif, merasa bersalah, dan kemudian scroll lagi malamnya. Siklusnya terus berulang.\n\nSuatu hari, aku udah nggak tahan dengan betapa habisnya aku merasa dan aku hapus beberapa aplikasi sosial tanpa berpikir panjang. Aku nggak berharap keajaiban, aku cuma pengen berhenti menghadapi diriku sendiri. Aneh kedengarannya, tapi perubahan kecil itu bikin perbedaan besar. Aku nggak bilang aku jadi sempurna atau jadi ahli produktivitas semalaman, tapi pagi-pagiku nggak lagi terasa kayak hangover. Aku nggak lagi memaksakan diri untuk tugas-tugas sederhana. Hal-hal yang dulunya terasa mustahil jadi bisa dilakukan.\n\nIni bikin aku menyadari aku bukan malas atau kurang semangat - aku capek karena sesuatu yang aku pura-pura nggak jadi masalah. Aku harap ada yang bilang kepadaku lebih cepat bahwa kita nggak selalu perlu “memperbaiki seluruh hidup kita.” Terkadang menghilangkan satu kebiasaan yang menguras energi cukup buat membuat semuanya lebih mudah.\n\nJadi, kalau kamu merasa nggak disiplin atau berantakan, mungkin cek apa yang secara diam-diam menguras energimu. Mungkin lebih sederhana untuk diubah daripada yang kamu pikirkan. Semoga Allah memudahkan siapa pun yang berusaha untuk memperbaiki diri.