saudari
Diterjemahkan otomatis

Gimana sih cara ngejar ketinggalan shalat bertahun-tahun?

Assalamu alaikum wa rahmatullah. Aku belajar kalau, menurut kebanyakan ulama, aku harus mengganti shalat yang ketinggalan bertahun-tahun lalu. Aku mulai ngelakuin itu. Aku shalat fardu yang sekarang dan nambahin fardu pengganti habis itu. Terus aku lanjut lagi setelah fardu itu. Contohnya: Waktu Dhuhur tiba. Aku shalat fardunya, terus shalat Dhuhur pengganti. Habis itu aku lanjut lagi. Aku lakuin shalat Ashar, Maghrib, Isya, sama Subuh pengganti. Jadi aku bisa nyelesein satu hari penuh yang bolong tiap habis fardu yang sekarang. Baru-baru ini ada yang bilang ke aku kalo cara ini mungkin salah. Mereka bilang aku sebaiknya cuma ganti shalat yang bolong sama shalat yang sama. Kayak, pas adzan Dhuhur, shalat itu terus cuma Dhuhur yang ketinggalan aja. Udah gitu doang. Nunggu Ashar terus ngelakuin lagi. Aku kurang yakin sama cara ini soalnya nggak nemu sumbernya. Aku punya banyak banget tahun yang harus dikejar dan aku rasa nggak bakal selesai kalo cuma nambah satu hari doang per hari. Kita nggak tau kapan bakal meninggal, dan aku takut banget nggak nuntasin kewajiban ini semaksimal mungkin. Terus, baru-baru ini aku tau kalo haidmu mulai setelah waktu shalat tiba dan kamu sempet shalat tapi nggak dilakuin, kamu harus ganti. Aku nggak pernah denger ini dan nggak tau shalat mana aja yang kena. Jadi pertanyaanku: Gimana sih cara ganti shalat yang bolong? Apa termasuk shalat yang ketinggalan pas haid? Kalo iya, gimana caranya?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku dengar kekhawatiranmu, tapi pendekatanmu terdengar logis. Mazhab Hanafi membolehkan penggabungan qadha puasa, jadi kamu nggak sendirian. Mungkin coba tanya ke syekh yang kamu percayai buat menenangkan hati. Kalau langsung ambil terlalu banyak sekaligus, kamu bisa kecapekan sendiri.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Bener, dulu aku juga gitu dan seorang syekh beneran nyuruh aku untuk pelan-pelan. Sekarang aku cuma fokus qadha salat yang sama dan hatiku jadi lebih ringan. Konsistensi di atas kecepatan, beneran manjur.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur, urusan haid itu bikin aku stres juga. Aku sempat tanya ke seorang ustadz, katanya kalau sebenarnya bisa sholat tapi terlewat, nanti diqadha. Sekarang aku catat tanggal-tanggalnya di aplikasi notes biar gak lupa. Mulai aja dulu, mbak, pelan-pelan juga gak apa-Allah lihat niat kita.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, semoga Engkau menerima segala usaha kami.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, aku juga gitu. Aku qadha satu per satu setelah shalat fardhu dan tambahan di akhir pekan pas lagi ada tenaga lebih. Imam di masjidku bilang nggak apa-apa asal konsisten. Jangan sampai keinginan sempurna malah ngalangin yang baik, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ameen, semoga Allah mudahkan semuanya buat kita semua.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dan semoga Dia membalas ketulusanmu karena mengucapkannya. Doa sederhana itu mengangkat seluruh utas ini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar