Bagaimana saya akhirnya menjadi konsisten dengan sholat saya - assalamu alaikum
Assalamu alaikum semua, saya bukanlah seorang cendekiawan atau apa pun, tapi saya ingin berbagi apa yang sebenarnya membantu saya. Ini mungkin jelas bagi sebagian orang, tapi jika ini membantu bahkan satu orang yang dulu kesulitan seperti saya, alhamdulillah. 1) Menghindari gangguan sebelum mereka mengganggu saya. Saya biasa berkata pada diri sendiri "Saya akan shalat sebentar lagi" dan kemudian terjebak di ponsel. Yang berubah adalah saya mengunci aplikasi yang bikin saya tergoda saat waktunya shalat. Bagi saya, aplikasi yang memblokir media sosial selama waktu shalat benar-benar membuat perbedaan. Ketika menggulir ponsel tidak jadi pilihan, satu-satunya pilihan yang tersisa adalah bangkit dan shalat. 2) Memahami apa yang saya katakan dalam shalat. Saya mulai belajar arti dari apa yang saya bacakan dalam bahasa Inggris, dan saat saya shalat dalam bahasa Arab, saya memikirkan terjemahannya di kepala. Itu membuat shalat terasa seperti percakapan yang nyata dengan Allah, bukan sekadar kata-kata yang saya ulang. Pikiran saya lebih jarang mengembara dan koneksinya terasa lebih tulus. 3) Pergi ke masjid saat saya bisa. Meskipun tidak setiap hari, berusaha untuk menghadiri satu atau dua shalat seminggu membantu saya menjaga rutinitas. Berada di sekitar orang-orang yang serius dengan shalat mereka mendorong saya untuk melakukan hal yang sama. 4) Menganggap shalat seperti janji tetap. Saya berhenti bernegosiasi dengan diri sendiri - tidak ada lagi "Saya akan shalat nanti." Saya mulai berpikir "ini adalah saatnya" dan itu membuatnya lebih sederhana untuk bangkit dan melakukannya. 5) Berwudu segera saat waktunya tiba. Begitu saya berwudu, yang lainnya hampir mengikuti. Tindakan kecil itu jadi pemicu. Semua ini bukan sesuatu yang mengejutkan, tapi kebiasaan kecil ini mengubah segalanya bagi saya. Dulu saya sangat buruk dalam rutinitas, dan langkah-langkah praktis ini membantu saya tetap konsisten dengan shalat saya. Jika ada yang mengalami hal ini juga, saya ingin tahu apa yang berhasil untuk kalian.