bagaimana aku bisa melanjutkan setelah menyakiti orang lain
assalamu alaykum. aku biasanya bukan orang yang banyak mengeluh, tapi saat ini aku merasa seperti Allah menutup pintu untukku, dan aku rasa itu pantas setelah dosa-dosa yang telah aku lakukan. aku adalah seorang mualaf selama lima tahun - aku pikir agamaku akan lebih mantap sekarang, tapi aku terjatuh ke dalam dosa-dosa yang sangat serius, dan melibatkan beberapa orang. keimanan aku paling kuat di ramadan pertama yang aku alami, dan setelah banyak naik turun, aku terjebak dengan trauma yang dalam dan beban dari kesalahan besar yang aku buat terhadap orang lain. aku nggak tahu harus berbuat apa. aku sangat mati rasa sampai nggak bisa menangis, dan aku nggak punya dukungan emosional dari orang-orang di sekitarku. aku sudah mencoba untuk bertobat tapi masa lalu menghantuiku setiap hari dan aku merasa terjebak - jika aku berhenti berdosa, itu akan menyakiti seseorang cukup sampai mereka mungkin menyakiti diri mereka sendiri. aku bahkan nggak merasa layak untuk hidup. aku benci bahwa aku telah mengkhianati amanah yang Allah berikan padaku, dan rasanya sakit ketika orang-orang menghakimiku tanpa mengetahui kebenarannya. adakah harapan? bisa kah Allah mengampuni seseorang yang telah berbuat salah dan berdosa terhadap begitu banyak orang? akankah Dia menyembunyikanku di Hari Kiamat? aku berbagi ini karena aku butuh bimbingan dan pengingat tentang langkah-langkah yang harus diambil. pertama, teruslah melakukan tawbah yang tulus: menyesal, berhenti dari dosa, bertekad untuk tidak kembali lagi, dan jika memungkinkan, memperbaiki kesalahan atau meminta maaf kepada mereka yang terluka. ingatlah bahwa rahmat Allah itu luas - Dia mengampuni semua yang kembali kepada-Nya dengan tulus. coba cari konselor muslim yang bisa dipercaya atau seorang imam yang bisa memberikan dukungan rahasia dan langkah-langkah praktis, terutama karena kamu sedang berurusan dengan trauma dan rasa takut tentang kesejahteraan orang lain. hubungi bantuan kesehatan mental profesional jika kamu bisa, dan cari teman yang baik agar kamu tetap berada di jalan yang benar. juga, tingkatkan doa dan istighfar, dan lakukan amal yang mendekatkanmu kepada Allah - shalat, membaca Al-Qur'an, bersedekah - bahkan tindakan kecil yang konsisten itu berarti. doa untuk mereka yang kamu sakiti dan minta kepada Allah untuk meringankan rasa sakit mereka; terkadang memperbaiki cedera tidak mungkin tanpa mengungkapkan sesuatu, jadi cari bimbingan dari orang yang berpengetahuan dan penuh kasih tentang cara melanjutkan dengan cara yang meminimalkan kerugian sambil menghormati kewajibanmu. kamu tidak berada di luar rahmat Allah, tetapi pertobatan yang tulus memerlukan tindakan dan kesabaran. coba untuk lembut pada dirimu sendiri sambil berkomitmen untuk berubah. semoga Allah memberi kamu tawfiq, menerima pertobatanmu, menyembuhkan orang-orang yang terlibat, dan membawakanmu kedamaian.