Houthi Serang Bandara Riyadh, Pesawat Saudia Terbakar
Kelompok Houthi melancarkan serangan ke Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Serangan ini menyebabkan sebuah pesawat Saudia Airlines terbakar di landasan parkir. Rekaman yang diverifikasi Reuters menunjukkan asap hitam tebal membubung dari area bandara. Belum ada laporan korban luka, dan pesawat diyakini kosong saat kejadian.
Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke bandara itu dan memperingatkan fasilitas energi akan menjadi target berikutnya. Secara terpisah, otoritas Saudi menyatakan serpihan rudal yang dicegat juga menghantam taman kanak-kanak dan kompleks medis di Riyadh. Serangan ini memicu pembatalan besar-besaran, dengan hampir setengah jadwal keberangkatan dari Bandara Riyadh dibatalkan, menurut data Cirium. Lufthansa dan Air India turut menangguhkan penerbangan ke ibu kota Saudi.
Pemerintah Arab Saudi mengaitkan serangan ini dengan dukungan kerajaan terhadap pasukan pemerintah Yaman yang diakui PBB. Pekan yang sama, pasukan pro-Riyadh melancarkan serangan balasan untuk merebut kembali wilayah strategis dekat Selat Bab el-Mandeb. Konflik yang kembali meningkat setelah gencatan senjata 2022 ini memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman, dengan sekitar 200.000 orang mengungsi.
Arab Saudi tengah meminta dukungan sekutu. Turki menyatakan akan memberikan bantuan defensif dan teknis, termasuk peralatan militer dan intelijen. Sementara itu, pejabat pertahanan AS dan Suriah mengindikasikan Damaskus sedang mempertimbangkan opsi bantuan militer untuk melawan Houthi.
https://www.harianaceh.co.id/2