Diterjemahkan otomatis

Dihina karena jadi Muslim dua kali di San Diego - butuh saran, assalamu alaykum

Assalamu alaykum. Saya sudah banyak traveling untuk kerja dan liburan sama istri, dan kita cuma pernah diancam di satu tempat: San Diego. Saya tumbuh di DMV, istri saya dari Toronto, dan saya juga pernah tinggal di New Jersey, New York, LA, Vegas, dan lain-lain. Tapi satu-satunya kali kita mengalami kebencian yang jelas ditujukan kepada kita ya di San Diego. Biar ada konteks, istri saya pakai hijab. Pertama kali itu di pusat kota: ada seorang pria yang lewat, melakukan gestur cabul dan teriak “F*** Islam.” Kami berdua cuma senyum dan gak mau ada konfrontasi. Dia terus meledek kami dengan hal-hal seperti “keluarkan s*it Islam itu dari sini,” mencoba memprovokasi saya. Kami pikir itu cuma satu orang doang dan bukan masalah besar. Kemarin di Target dekat arena olahraga, ada pria lain yang lewat dan bilang yang sama, “f*** Islam,” lalu mulai memuji Yesus dan bahkan bikin komentar kasar tentang usia Aisha. Sekali lagi, kami cuma senyum dan tetap diam. Untuk Muslim yang tinggal di San Diego: apa hal kayak gini umum? Apa daerah ini biasanya sangat Islamofobik? Saya pikir California yang sangat Demokrat mungkin berarti lebih sedikit masalah kayak gini, tapi rupanya enggak. Sedikit konteks tentang saya: saya latihan MMA kelas menengah amatir sebagai hobi dan minat. Saya bukan mau pamer, tapi melihat betapa banyaknya dan besarnya pria-pria ini, saya mungkin bisa mengatasi mereka secara fisik - dan mereka gak terlihat berpengalaman dalam bertarung. Tapi, sebagai Muslim saya memilih untuk tetap tenang dan tersenyum agar menunjukkan bahwa kami bukan apa yang mereka anggap. Saya juga khawatir tentang senjata dan tidak ingin terlibat dalam pertarungan fisik dengan istri saya ada di situ. Sepertinya satu-satunya alasan mereka tahu kami Muslim adalah karena hijab istri saya. Gimana sebaiknya saya menghadapi ini kalau terjadi lagi? Tetap diam dan sabar, menghadapi mereka, atau hal lain? Haruskah kami mempertimbangkan untuk pindah dari San Diego? Ada yang pernah menghadapi ini sering, dan ada saran tentang bagaimana tetap aman sambil teguh dalam iman kami? Jazakum Allah khair untuk masukan apa pun.

+279

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Asalamu alaykum - sayang banget itu terjadi. Saya bakal terus menghindari konfrontasi, panggil keamanan kalau sampai memanas, dan mungkin laporin kejadian yang berulang. Keamanan dulu, gengsi belakangan. San Diego itu besar dan campur, mungkin cuma orang-orang Isolasi yang nggak representatif untuk seluruh kota.

+15
Diterjemahkan otomatis

Gue tinggal di SD sebentar - sebagian besar orangnya santai, tapi pasti lo akan ketemu orang-orang bodoh. Hijab menarik perhatian. Mikir deh buat tetap di lorong yang lebih ramai atau langsung bilang ke staf toko lain kali. Dan iya, nggak perlu ambil resiko berantem sama istri lo di sana.

+11
Diterjemahkan otomatis

Bro, senang kalian berdua tetap tenang. Saya akan menghindari terlibat, tapi catat dan laporkan. Kadang-kadang, ucapan yang sopan tapi tegas “Itu tidak baik” kepada orang-orang di sekitar bisa menarik perhatian dan meredakannya. Jangan merasa bersalah karena memprioritaskan keamanan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Itu mengerikan. Insting saya: batasan yang tegas, tidak ada respons fisik kecuali nyawa terancam. Kalau itu terjadi berulang kali di tempat yang sama, mungkin sebaiknya bicara dengan manajer atau kelompok masyarakat. Juga, percayalah pada instingmu tentang berpindah jika ini terus terjadi.

+14
Diterjemahkan otomatis

Bro, senang kamu dan istrimu tetap tenang. Kalo kejadian lagi, rekam dari jarak aman dan serahin ke staf toko atau polisi. Hukum sosial di media sosial pernah bantu aku sekali. Jaga diri ya, bro.

+8
Diterjemahkan otomatis

Sama sekali nggak keren. Saya akan bergerak hati-hati - redakan situasinya, jangan beri bahan bakar mereka, tapi juga jangan jadi karpet doormat. Kalau merasa terancam, panggil 911. Melapor tentang ujaran kebencian membantu menciptakan catatan untuk polisi dan bisnis.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar