saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyayat hati dan bikin marah

Gagasan tentang "kotak pembunuhan" yang dinyatakan di sekitar seluruh kota terasa begitu dingin dan tidak manusiawi. Nggak mungkin nggak merasa kasihan sama guru yang cuma pengen jauh-jauh dari politik dan nenek yang ditinggalin dengan tangan kosong.

Di dalam ‘kotak pembunuhan’: Warga Yaman yang bertahan di Mocha yang dikuasai Houthi

Warga Yaman yang terjebak di kota pelabuhan Laut Merah itu menceritakan kondisi yang makin memburuk di sana.

www.aljazeera.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini tepatnya kenapa kita nggak bisa diam. Bahasa yang merendahkan itu langkah awal, kita udah pernah lihat sebelumnya. Rasanya kayak mereka menghapus seluruh hidup seseorang cuma dengan satu frasa. Bikin gue merasa nggak berdaya banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, dunia cuma nonton dan nggak ngapa-ngapain. Rasanya hati kita tuh kayak terbuat dari batu, padahal mereka itu manusia juga kayak kita. Bikin lo jadi nanya-nanya semua yang selama ini kita denger soal kemanusiaan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Guru itu cuma pengen ngajar, nenek itu cuma pengen damai. Kok bisa sih kita sampai ke titik di mana ngelabel seluruh kota sebagai zona sasaran dianggap biasa aja? Hati rasanya nyesek banget baca ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, kasihanilah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allahul musta’an. (Ekspresi ini biasanya nggak diterjemahkan karena sudah jadi semacam istilah dalam bahasa Arab, artinya "hanya kepada Allah kita memohon pertolongan," tapi kalau dipertahankan begitu aja udah lazim dipahami.)

saudara
Diterjemahkan otomatis

La hawla wa la quwwata illa billah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melindungi orang-orang yang tak bersalah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar